Prime banner

HONG KONG – Sebagai perempuan, merawat kecantikan dan berias sudah menjadi bagian penting dalam hidup mereka.Namun ironisnya, sering terjadi, perempuan yang bermaksud merawat diri justru menjadi korban produk kosmetik berbahaya hingga menimbulkan berbagai akibat, mulai dari ringan, berat, bahkan hingga kematian.

Kwuntong OFW memberitakan, seorang PRT yang hanya disebut bernama putri (32) disebut mengalami gangguan dermatologis setelah 3 hari menggunakan produk pemutih, penghalus dan pencerah kulit bermerk  GOREE.

Petaka yang dialami Putri, tersiar ke publi saat seorang temannya yang satu majikan bernama  Jessica mengunggahnya ke akun media sosial miliknya.

Dalam unggahannya, Jessica menuturkan, Putri menggunakan paket produk kecantikan berupa sabun, pembersih muka, serta body lotion sesuai dengan saran sales yang mengajarinya saat membeli.Hari pertama pemakaian, Putri merasa lega, lantaran perubahan yang diinginkan mulai terasa, kulit tampak lebih bersih, lebih halus serta flek kehitaman di beberapa tempat termasuk hitam di ketiak, warnanya mulai memudar.

Petaka mulai terjadi di hari ketiga, Putri menemukan munculnya bintik-bintik kecil di kakinya. Hanya sedikit, karena itu, dia tidak menghiraukan kemunculan bintik tersebut. Namun pada hari ke 5, sekujur tubuhnya sudah dipenuhi dengan bintik bintik hingga membuatnya dilarikan ke rumah sakit.

Setelah diklakukan penelusuran, terbukti secara meyakinkan, kejadian yang menimpa Putri merupakan akibat dari penggunaan kosmetik merk GOREE.

Kosmetik merk Goree, merupakan kosmetik yang berasal dari Pakistan, yang pada tahun 2011 pernah dilarang masuk ke Hong Kong karena mengandung bahan kimia berbahaya dalam dosis yang melampaui ambang batas. Entah bagaimana, Putri bisa mendapatkan produk kosmetik merk ini yang didapatkan dari jaringannya. []

 

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner