Prime banner

Sha Tin – “Saya itu prihatin sekali, penderitaan dan cobaan bertubi-tubi menghampiri almarhumah Bu Suti. Setahun sebelum meninggal, suaminya kecelakaan, setelah itu, ayahnya meninggal. Mungkin beban pikiran dengan musibah di rumah yang membuat Bu Suti terbebani hingga sakitnya kambuh” papar Bunda Reza saat mengawali percakapan dengan Apakabaronline.com

Suti yang memiliki nama lengkap Sutiani (59 tahun) merupakan PMI asal desa Jambuwer Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Hingga saat Suti dinyatakan meninggal dunia di Rumah sakit Price of Wales  Hong Kong pada pukul 14:00 hari ini (19/08), Suti telah menjalani tahun ke 26 bekerja di Hong Kong.

Sutiani dinyatakan meninggal dunia setelah sebelum nya sempat di rawat di ranjang nomor 7 lantai 12 Prince of Wales Hospital selama 3 minggu lamanya. Dalam catatan medis yang diperoleh Apakabaronline.com, Suti divonis menderita komplikasi  diabetes dan jantung coroner.

Beberapa tahun sebelumnya, Suti pernah mendapat tindakan medis atas kaluhan jantung yang dia derita. Saat itu, jantung Suti sampai dipasangi ring agar bisa berfungsi normal kembali. Namun, seiring dengan semakin menuanya usia, meskipun semangat Suti tetap menyala untuk terus bekerja di Hong Kong, tetapi raganya menyerah pada takdir.

Perempuan kelahiran tahun 1958 ini meninggalkan 3 orang anak dan seorang suami. Belum diperoleh informasi, kapan jenazah Suti akan dibawa pulang ke Malang untuk selanjutnya dikebumikan di kampung halaman. Selamat Jalan Sutiani [Asa]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner