Prime banner

MOJOKERTO – “Saya tanya kamu kenapa, kamu sama siapa, anak ini menjawab, tadi saya sama calon ayah saya habis jemput mama di Bandara. Mama baru datang dari Hong Kong. Hanya itu yang bisa dia katakan” tutur Aditya, personil security sebuah rumah makan di kawasan Rest Area Tarik Mojokerto kepada Apakabaronline.com pada Rabu (20/09) kemarin.

Aditya mengaku kebingungan dengan penemuan anak yang mengaku sudah bersekolah di TK A. Pasalnya, baru saja dia beres-beres beberapa pekerjaan di ttempat kerjanya, tiba-tiba di tempat parkir, nampak seorang bocah perempuan sedang menangis histeris. Merasa iba dan merasa anak tersebut berada di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, kemudian Aditya membawa bocah tersebut ke pos security. Beruntung, anak ini sudah bisa menyebutkan jatidiri dan menjelaskan kronologi meskipun dengan gaya kekanak-kanakannya.

 

Baca : [ Parkir Mobil di Luar Area Restoran, Bagasi Digasak Maling ]

 

Kepada Aditya, bocah murid kelas TK A ini mengaku bernama Azkia berasal dari Lembeyan Magetan. Bocah tersebut mengaku bisa berada ditempat parkir rumah makan tempat Aditya bekerja lantaran sebelumnya dia sedang dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Lembeyan Magetan. Dalam perjalanan itu, rombongan yang terdiri dari Azkia, Mama Azkia, Paman Azkia serta Om Joko yang dia sebut sebagai calon ayahnya berhenti untuk beristirahat sekaligus makan.

Saat rombongan tersebut turun, Azkia posisinya sedang tertidur pulas didalam mobil. Saat seluruh rombongan telah memasuki rumah makan, Azkia yang terbangun menyadari mobil sedang berhenti dan seluruh penumpang turun semua. Saat itu Azkia turun dari mobil dan berniat mencari rombongannya. Namun, sampai saat Azkia kembali ke tempatt parkir dan melihat mobil rombongannya telah tidak terlihat lagi, dirinya langsung menangis sejadi-jadinya.

 

Baca : [Mudik Lebaran, Sampai Juanda Zuni Malah Hilang ]

 

Beruntung, rombongan keluarga Azkia setengah jam di perjalanan menyadari, bahwa Azkia yang semula tidur di bangku paling belakang tidak ada. Rombongan tersebut kemudian berbalik arah menuju ke rumah makan tadi karena mereka meyakini Azkia turun dari mobil saat mereka sedang berada dii kawasan tersebut.

Sekitar jam 11 siang (20/09), akhirnya Azkia kembali ke pangkuan mamanya, Siti Komariyah, BMI Hong Kong asal Lembeyan Magetan.

“Untungnya mereka nyampe sini lagi pas sebelum saya lapor Polisi. Jadi anaknya masih tetap berada disini. Saya tegur ibunya, lha wong bawa anak kok bisa tidak tahu kalau anaknya tertinggal. Ceroboh banget itu mbak yang baru pulang dari Hong Kong” pungkas Aditya.

Dalam pengamattan Apakabaronline.com, selama ini sudah menjadi tradisi, seorang BMI yang pulang kampung cenderung diijemput rombongan keluarga besarnya. Dan seringkali, dalam rombongan tersebut, mereka membawa anak-anak yang semestinya selalu dibawah pengawasan. Insiden tertinggalnya anak Siti Komariyah ini mudah mudahan bisa menjadi peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan. [Asa]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner