Prime banner

MONG KOK – Berdasarkan keterangan kronologis dari hasil penyellidikan Polisi, insiden kecelakaan yang memakan korban seorang perempuan berusia 19 tahun yang diketahui merupakan seorang warga maindland bermarga Huan sore tadi, ternyata pada saat itu, pengguna pedestrian sangat penuh sesak.

Dilansir dari Oriental Group, padatnya pengguna jalur pedestrian yang akan membuat korban berdiri di mepet pagar pembatas sembari memegangi kopernya. Korban berada di tempat tersebut bersama 3 orang temannya. Pada saat itu, korban dan ketiga orang temannya bermaksud ingin menyeberangi Nathan Road. Namun karena kondisi pengguna pedestrian sedang penuh sesak, korban terpaksa mendapat tempat mepet pagar pembatas pedestrian dengan jalan raya, sembari menunggu lampu hijau menyala.

Berdiri Terlalu Mepet, Perempuan Ini Kakinya Terlindas Roda Bis Double Deck

Belum sampai lampu hijau menyala, tiba-tiba sebuah City Bus Double Deck jalur A21 melintas di dekatnya dalam posisi berbelok ke kiri masjuk ke Argyle Street. Posisi Big Bus yang terlalu mepet saat belok, membuat bodi belakang bis menyerempet pagar pembatas jalur pedestrian dimana korban berada.

Saat itulah, tanpa persiapan, bis yang berbelok toda belakang bagian kiri melindas kaki korban hingga remuk dan mengalami luka terbuka yang cukup parah. Saat baru saja tertabrak, korban masih dalam kondisi sadar dan sempat berteriak kesakitan. Namun beberapa saat kemudian, korban jatuh pingsan.

Pengemudi Bis tersebut ditahan Polisi guna dilakukan investigasi. Hasil laboratorium menunjukkan, sopir tersebut mengemudi tidak dalam pengaruh alkohol maupun narkoba.

Polisi menduga, rapatnya billboard di di TKP menjadi penyebab, pengemudi pandangannya kurang bebas saat hendak berbelok ke kiri. Keterbatasan pandangan itu mengakibatkan bis yang dikemudikan terlalu mepet saat berbelok. [Asa/Oriental]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner