Prime banner

JOHOR BAHRU – “Sebenarnya sudah lama saya curiga, tapi saya bertekad baru akan mengambil keputusan jika saya telah membuktikannya sendiri” terang Rohman seperti ditirukan oleh Saiful Bahri, Citizen Journalis Apakabaronline.com di Malaysia.

Rohman, pekerja migran di Bukit Gambir Lebuh Raya Malaysia asal Babadan Ponorogo ini sudah hampir 5 tahun tidak pernah bertemu istrinya meskipun sama-sama bekerja di Malaysia. Rohman bekerja di perkebunan kelapa sawit kawasan Bukit Gambir, sedangkan Puji Astuti istrinya bekerja sebagai pekerja rumah tangga di kawasan Skudai Johor Bahru.

Disamping menutup diri dengan Rohman suaminya, Puji Astuti juga tidak pernah pulang ke Babadan Ponorogo untuk menemui anak dan keluarganya selama 5 tahun belakangan. Hal ini tentu mengundang tanda tanya bagi Rohman.

“Saya itu benar-benar bingung, tiba-tiba istri saya menghilang begitu saja. Awalnya saya khawatir dengan keselamatan dia. Kita kan tahu sendiri bagaimana resiko bekerja di rumah tangga di Malaysia, jika tidak beruntung, seringkali menjadi korban kekerasan atau dijual. Bahkan malah dibunuh juga bukan hal yang aneh lagi” sambung Rohman.

Berbagai upaya dilakukan Rohman unuk menemukan jejak istrinya. Dan setengah tahun belakangan, Rohman berhasil mengendus keberadaan istrinya di Johor Bahru. Namun, bukan kabar gembira yang Rohman dengar tentang istrinya, melainkan kabar pedih, tentang istrinya yang tidak lagi menjaga kesetiaan dan keutuhan rumah tangganya dengan Rohman.

“Saya dapat kabar dari jaringan saya, bahwa istri saya dalam keadaan baik-baik saja di Skudai Johor Bahru. Istri saya bekerja di sebuah keluarga kaya, dimana istri saya sangat terjamin bukan saja gajinya, tapi juga seluruh kebutuhan pribadi dan fasilitas tempat tinggalnya” tutur Rohman.

“Namun yang membuat saya kaget dan selalu menahan diri adalah saat saya diberitahu sekaligus diberi beberapa foto, ternyata istri saya di Johor kawin lagi dengan orang Tanjung Pinang yang bekerja jadi sopir” imbuh Rohman.

Kepada Saiful Bahri, Rohman menuturkan, rencananya untuk mendatangi sekaligus membuktikan kebenaran kabar tentang istrinya sudah beberapa bulan sebelumnya dipersiapkan dan direncanakan oleh Rohman. Selain harus menunggu waktu longgar dari pekerjaan, kelengkapan informasi dan persiapan mental, hal penting yang dipersiapkan Rohman saat akan berangkat ke Skudai Johor Bahru. Dan hari ini, Minggu, 31 Desember 2017, Rohman dengan bantuan beberapa rekan di Johor Bahru, membuktikan sendiri kebenaran kabar tersebut.

Mendatangi sebuah rumah petak yang disewa oleh Puji Astuti bersama suami gelapnya pria asal Tanjung Pinang, Rohman menguatkan niatnya, mengetuk pintu sebuah kamar yang di sebut sebagai tempat tinggal Puji Astuti bersama suami gelapnya. Beberapa kali pintu diketuk, seseorang  perempuan dari dalam bilik tersebut membukakan pintu, dan ternyata yang membuka pintu adalah Puji Astuti sendiri.

Betapa terkejutnya Puji melihat secara tiba-tiba Rohman muncul didepan pintu bilik yang dia sewa. Dan diluar dugaan Rohman, tiba-tiba Puji Astuti mengucapkan kalimat kasar, mengusir Rohman dari depan pintu biliknya. Kalimat Puji yang kasar tersebut membuat pria yang menjadi suami gelap Puji mendatangi mereka dan membantu Puji untuk mengusir Rohman.

Keributan nyaris akan terjadi. Saat beberapa teman yang mengawal Rohman turun tangan, ketegangan bisa dilerai. Setelah Rohman menunjukkan sebuah buku nikah atas nama Rohman dengan Puji Astuti yang dikeluarkan oleh KUA Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, nyali pria yang menjadi suami gelap Puji pun menjadi ciut lantaran dia tidak bisa menunjukkan bukti otentik hubungan antara keduanya.

Di tempat tersebut, Rohman telah mendapatkan jawaban yang bukan saja dia dengar, namun telah dia lihat secara langsung dengan mata kepala sendiri. Dan setelah diperjelas ke kiri dan ke kanan lingkungan bilik, ternyata, sepengetahuan penghuni bilik lainnya, Puji Astuti merupakan istri dari pria asal Tanjung Pinang tersebut. Bahkan, majikan Pujipun juga mengetahui, bahwa suami Puji adalah pria asal Tanjung Pinang tersebut. Karena majikan Puji mengetahui hal tersebutlah, biaya sewa bilik yang ditempati Puji dibayar oleh majikannya.

Sebuah rekaman video dan surat pernyataan hitam diatas putih yang dibuat dan disaksikan oleh beberapa orang di tempat tersebut, merupakan hasil final yang didapatkan Rohman atas peristiwa hilangnya Puji Astuti selama 5 tahun belakangan ini.

“Saya tidak mau berumah tangga lagi dengan Puji. Saya akan segera mengurus cerai. Demi anak-anak saya, biarlah saya menduda. Biarlah saya bekerja sendiri untuk membesarkan kedua anak saya yang sebenarnya juga anaknya Puji. Saya tidak ingin, kelakuan Puji akan menyakiti hati dan perasaan anak—anak saya, sebab saya khawatir akan mengganggu masa depannya” tegas Rohman yang disampaikan kepada Saiful Bahri.

Sebelum meninggalkan Johor Bahru, Rohman memaksa istrinya untuk menemui majikannya. Dengan dikawal oleh beberapa orang teman Rohman, akhirnya siang tadi, didepan majikan Puji Astuti, Rohman buka-bukaan tentang siapa dan bagaimana Puji Astuti yang sebenarnya. [Saiful Bahri/Asa]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner