Prime banner

HONG KONG – Kanker, kembali menjadi sebab, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong pergi meninggalkan dunia ini menghadap Illahi Rabbi.

Adalah Susanti Andriani, seorang pekerja migran asal Malang Jawa Timur telah berpulang menghadap Illahi hari ini di Rumah sakit Princess Margareth Hong Kong karena menderita kanker.

Lakukan Deteksi Dini untuk Cegah Penyakit Kanker

Kabar meninggalnya PMI kelahiran April tahun 1980 ini dengan cepat beredar luas di sosial media khususnya kalangan pekerja migran di Hong Kong. Ucapan berbela sungkawa terus mengalir mengiringi publikasi meninggalmnya almarhumah.

Daalam akun facebooknya, tanggal 13 Maret kemarin, almarhumah sempat menulis status di dindingnya “Akhire ra kuat tenan”. Kalimat tersebut seolah menjadi pertanda, sekaligus berpamitan kepada seluruh sahabat dan teman akan kepergiannya hari ini.

Pada pertengahan bulan Februari kemarin, di akun sosial media miliknya, almarhumah beberapa kali mengunggah foto suasana perawatan di rumah sakit. Almarhumah memposting foto peralatan medis berupa infus dan beberapa alat disekitar ranjang pasien.

Ketahui Kanker Serviks Sejak Dini, Puluhan BMI Ikuti Tes Pap Smear

Andriani, bukan PMI pertama yang meninggaldunia di Hong Kong karena kanker. Sejak beberapa tahun terakhir, sudah ppuluhan pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang mengalami nasib seperti almarhumah Andriani.

Berbagai upaya dari beberapa pihak terus dilakukan untuk mengedukasi kalangan pekerja migran tentang bahaya kanker. [Asa]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner