Prime banner

MADIUN – “Terpaksa terbang ke Hong Kong saya undur mas. Lha wong masih begini kondisinya. Ini sudah mendingan, dibanding dua  minggu yang lalu” tutur Suprihatin, PMI Hong Kong asal Kartoharjo Madiun kepada ApakabarOnline.com.

Nasib sial, selalu datang diluar dugaan. Nasib sial, terkadang terjadi bukan karena ketidakhati-hatian. Nasib sial sebenarnya memang ujian kesabaran yang dibelakangnya tersimpan sebuah pelajaran. Seperti yang dialami oleh Suprihatin (34) dua minggu yang lalu. Suprihatin adalah seorang PMI Hong Kong yang mengalami nasib naas saat baru dua hari menghirup udara di kampung halamannya. Pasalnya, saat tengah beraktifitas di dapur rumahnya, Suprihatin tersiram minyak panas dari dalam wajan yang baru beberapa saat dia turunkan dari kompor.

“Saat itu saya sedang duduk di lantai dapur, ngupas bawang untuk bumbu. Posisi wajan masih diatas kompor yang belum dua menit saya matikan apinya. Diatas wajan kan ada lele yang sedang saya tataskan. Namanya apes mas, tiba-tiba ada kucing yang ngambil lele itu, mungkin karena kucingnya merasa panas pas nyentuh lele, dia paling kaget, lalu gerakannya membuat wajannya nggoling dan minyaknya tumpah ke muka dan dada saya” terang Suprihatin.

Gara-gara insiden yang terjadi pada 30 Januari kemarin, Suprihatin yang seharusnya pada tanggal 9 Februari harus terbang kembaali ke Hong Kong harus menunda keberangkatannya sampai luka bakarnya sembuh.

“Beruntung majikan saya pengertian mas. Saya tunjukin foto-foto luka saya, mereka kaget. Saya malah dikirimi uang untuk biaya tambahan berobat. “ imbuhnya.

Suprihatin menyatakan, insiden yang menimpanya bisa menjadi pelajaran agar saat menaruh barang panas sebaiknya di posisikan di tempat yang aman.

“Di Hong Kong dapurnya rata-rata sempit mas. Jadi ini pelajaran buat di Indo dan di Hong Kong juga rawan. Kalo naruh barang panas jangan sembarangan. Doakan cepat sembuh ya mas.” pungkasnya. [Asa]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner