Prime banner

SURABAYA – “Sebenarnya saya sudah lama curiga dengan yang disembunyikan oleh istri saya. Dinihari tadi baru benar-benar bisa membuktikannya, meskipun sakit dan jijik sekali saya melihat kelakuannya, tapi setidaknya apa yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri bisa menjadi pegangan untuk saya dan anak saya melangkah selanjutnya” tutur IM kepada Apakabaronline.com saat mengawali percakapannya.

IM (32) warga Kesamben Blitar ini mengaku sudah lama mencium aroma tidak beres yang dilakukan oleh SZ istrinya. Bahkan beberapa teman, tetangga dan saudara sering menunjukkan bukti-bukti visual di facebook. Meskipun IM menampung seluruh informasi yang diberikan teman dan saudara, tapi IM berprinsip, baru akan percaya setelah melihat sendiri.

Pernikahannya dengan SZ, IM dikaruniai seorang anak perempuan yang kini telah berusia 6 tahun. Sebelum menikah, SZ pernah bekerja di Hong Kong. Namun setahun setelah memiliki anak, SZ nekat berpamitan ingin kembali ke Hong Kong lagi. Padahal secara finansial, kebutuhan sehari-hari tercukupi dari hasil kerja IM.

Entah kenapa, setahun setelah SZ kembali ke Hong Kong, komunikasi dengan IM menjadi tersendat. SZ beralasan takut dengan majikannya. IM memahami kondisi tersebut. Namun, selang beberapa bulan kemudian, SZ justru malah sama sekali tiodak pernah menghubungi IM dan kerabat lainnya di Kesamben Blitar. Hal ini mengundang kecurigaan IM dan seluruh keluarga.

Berangkat dari kecurigaan tersebut, akhirnya keluarga menemukan fakta dengan memantau sosial media, bahwa SZ memang telah berubah. Beberapa foto yang diunggah, sangat berbeda jauh dengan kondisinya saat masih di rumah. Bahkan, di dunia maya, SZ sering mengaku sebagai perempuan lajang.

“Sejak beberapa hari sebelum istri saya pulang, saya sudah diberitahu oleh beberapa teman di Hong Kong. Bahkan kakak laki-laki istri saya juga memberitahukan rencana itu dan mengajak saya untuk mengintai ke Bandara. “ kata IM

IM dan kakak SZ kemudian berbagi tugas. IM menunggu secara konvensional layaknya penjempput menunggu keluarga di depan pintu kedatangan bandara Juanda. Sedangkan kakaknya IM yang memiliki teman orang dalam Bandara, melakukan aksi sesuai dengan kemampuan dan jaringan yang dimilikinya.

Penantian IM di pintu keluar tidak membuahkan hasil. Namun komunikasi antara IM dengan kakak SZ terus berlanjut. Sampai kemudian, kakak SZ meminta IM untuk naik taksi, menuju ke sebuah hotel di jalur keluar bandara juanda. Kakak SZ sudah menunggu di tempat tersebut. Dengan dibantu oleh teman kakak SZ yang seorang tentara, security hotel bisa di lobi, dan setelah cukup bukti administrasi yang ditunjukkan, akhirnya mereka diijinkan security untuk masuk ke kamar yang dimana SZ saat itu sedang berada.

Betapa terkejutnya mereka, meskipun telah menduga apa yang bakal mereka lihat, namun adegan yang sama-sama mereka saksikan didepan mata saat pintu kamar mereka buka, membuat IM dan kakak SZ naik pitam.

“Saat kami buka ppintunya, istri saya telanjang bulat dengan laki-laki yang sudah kami curigai diatas ranjang, mereka sedang bersetubuh” tutur IM.

Emosi IM dan kakak SZ nyaris tak bisa mereka tahan melihat adegan tersebut. Beruntung, teman kakak SZ dan security hotel bisa mengendalikan emosi keduanya.

Tak kalah terkejutnya SZ, saat tengah asik-asiknya berhubungan badan dengan BMI Korea, ttiba-tiba, muncul kakak, suami dan security hotel di kamar yang mereka sewa.

Laki-laki BMI yang baru pulang dari Korea sempat memaki-maki serombongan laki-laki yang tidak dia kenali kemudian masuk ke kamar tersebut tanpa permisi.  Namun, setelah dijelaskan oleh tentara dan security, akhirnya kemarahan laki-laki BMI Korea asal Kediri tersebut justru berbalik arah ke SZ. Begitu SZ keluar dari kamar mandi dan telah kembali mengenakan pakaian, makian kasar dialamatkan ke SZ.

Insiden tersebut hanya berlangsung beberapa menit saja di area Hotel demi menghindari keributan yang mengganggu kepentingan pengunjung lain. Selanjutnya, masalah sedang mereka selesaikan di Blitar saat ini. Sampai dengan saat berita ini diturunkan, belum didapat inform asi mengenai jalan keluar yang mereka ambil atas masalah ini. [Asa]

 

 

 

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner