Bersama Majikannya, PMI Pengguna Rok Pendek Menjadi Korban Kamera Tersembunyi Dalam Taksi

Prime Banner

HONG KONG – Bukan hanya sekali atau dua kali, upaya seseorang untuk melakukan kejahatan asusila dengan menggunakan kamera tersembunyi, kembali terungkap karena korbannya mengetahui dan melaporkan kepada Polisi.

Kali ini terjadi di sebuah taksi Uber yang sedang melayani permintaan panggilan perempuan calon penumpang di Central pada tengah malam kemarin (07/09/2018).

Dalam keterangan yang diberikan oleh sumber di Kepolisian Sha Tin, mobil jenis Velvire yang difungsikan sebagai taksi Uber tersebut dari luar terlihat wajar. Bahkan saat masuk dan duduk sebagai penumpang, segala sesuatunya juga terlihat wajar. Terkecuali jika mata penumpang benar-benar jeli dan waspada dengan kondisi lingkungan di dalamnya.

Seperti yang dialami korban. Dua orang perempuan yang terdiri dari warga lokal berusia 66 tahun bersama seorang PMI berusia 23 tahun tersebut tanpa sengaja melihat kontur yang mencurigakan pada bagian tempat duduk pengemudi dimana PMI tersebut duduk.

Musim Panas Akan Datang, 17 Tempat Temuan DAB “Berbahaya” Bagi Perempuan

Pada bagian tersebut, setelah diamati, ternyata terdapat sebuah kamera tersembunyi yang dipasang di lipatan kantong belakang kursi pengemudi.

Setelah memberitahu majikannya, PMI yang waktu itu kebetulan menggunakan rok pendek, akhirnya sepakat untuk memfoto benda tersebut, kemudian melaporkan kepada Polisi secara diam-diam.

Tak lama kemudian, Polisi yang menerima laporanpun menghentikan mobil tersebut. Dan tak butuh waktu lama, barang bukti seperti yang dilaporkan, dengan mudah ditemukan Polisi berdasarkan petunjuk yang diberikan PMI yang menggunakan rok pendek tersebut.

Mobil bersama pengemudi ditahan, dan kasus ini diproses di pengadilan. Saat ini, kasus ini sedang dalam penanganan kepolisian Distrik Sha Tin untuk ditindak lanjuti ke penuntutan. []

You may also like...