Prime banner

Sebuah rekaman video menunjukkan ulah seorang pria warga Malaysia menampar seorang pekerja migran perempuan di sebuah halte bus kawasan Pulau Penang Malaysia diunggah oleh seorang pekerja migran pemilik akun facebook May Mai Silalahi pada 6 Januari kemarin.

Dalam rekaman video berdurasi 6 menit, seorang pria tiba-tiba muncul di halte dan menegur beberapa wanita yang tidak berjilbab. Kerumunan wanita di halte bus tersebut sebagian besar merupakan kerumunan PMI yang sedang menunggu bus.

Pria itu terlihat mengajukan beberapa pertanyaan termasuk menanyakan agama para PMI tersebut. Salah satu dari mereka menanggapi dengan mengaku sebagai Muslim dan tidak memakai jilbab, pria itu bertanya mengapa.

“Jilbab adalah hak kami,” jelas PMI tersebut.

Jawaban tersebut diduga menjadi sebab kemarahan pria tak dikenal itu. Dan dengan serta merta, pria tersebut tiba-tiba menampar PMI yang tidak berjilbab dan menjawab jilbab adalah hak kami.

Unggahan video May ini menarik perhatian warganet. Sampai saat berita ini diturunkan, video tersebut telah 5.856 kali dibagikan dan telah ditonton oleh lebih dari 15 ribu orang.

Warganet baik sesama PMI, warga Malaysia maupun warga Indonesia banyak yang menyatakan penyesalannya atas insiden tersebut.

Akun Mas Ahmad misalnya, dalam komentarnya dia menyebut “memberi nasehat itu wajib, tapi bukan memaksa atau memukul begitu. memang yang dikataakan pria tersebut benar, bahwa jilbab adalah kewajiban bagi setiap muslimah, tapi bukan berarti pria tersebut diperbolehkan memaksa seorang muslimah yang tidak pakai jilbab untuk berjilbab dong”

Fizz Weewee Kcex, seorang warganet Malaysia mengungkapkan  “Pakcik² biar kn je la dia tak pakai tudung.. Pakcik sblm nk tegur org tu.. Tengok dulu ank pakcik..tu pn klau pakcik ad ank. Aduii…pakcik dosa dia mak bpk dia tangung pakcik bkn pakcik.. Aduuiii…mati la begini.. Semua ny slh.. Nda la saa heran klau jumpa org Nda pakai tudung.. Jnji dia nda kacau saa… Sbar ya pakcik.. Sbar pakcik balik la ke rumah liat pakcik punya ank dulu.” [Asa]

Simak Videonya :

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner