Gara-Gara Kuda, Acara Wisata Di Blitar Berakhir Duka

Prime Banner

BLITAR – Kuda sewaan di Kompleks Wisata Hutan Pinus Gogoniti di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar mengamuk dan menewaskan satu wisatawan yang sedang menunggang.

Diah Rahmawati (19), warga Donomulyo, Kabupaten Malang tewas saat sedang asyik berkuda di Kompleks hutan tersebut .

Saat itu korban menyewa kuda wisata yang ada di sekitar lokasi. Kuda tersebut milik masyarakat yang disewakan bagi para wisatawan.

“Pekatik atau pawang kuda awalnya mendampingi, lalu kemudian korban meminta untuk melepaskan karena mengaku sudah terbiasa memelihara kuda di rumahnya,” kata Kasatreskrim Polres Blitar AKP Rifaldy Hangga Putra, Senin (13/08/2018).

Awalnya semua biasa saja. Korban menunggangi kuda dan berjalan mengitari area wisata. Peristiwa itu dimulai ketika korban menurun bukit menuju parkir kuda. Secara mendadak kuda mengamuk dan berlari liar.

Pawang kuda yang melihat insiden ini kemudian berteriak pada korban untuk menarik tali kendali. Diduga terlanjur panik, Korban tak mendengar arahan pawang kuda.

Korban pun terpelanting ke kanan dan terseret di medan bebatuan sejauh 50 meter. Pawang kuda mencoba menghadang dan berusaha menggapai tali kendali, namun sang pawang juga terseret.

“Pekatik sempat berteriak ‘pekak kendaline’. Kuda tetap mengamuk. Saat dihadang, Pekatik berusaha meraih tali kendali, namun kekuatan kuda yang berlari membuat sang pawang atau Pekatik ini terseret juga,” kata dia.

Akibat insiden ini, Dia Rahmawati meninggal di lokasi kejadian. Tubuhnya berlumuran darah dan di bawa ke RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar. Sementara sang pawang Menderita luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Pihak keluarga juga tak mempermasalahkan. Diwakili sama kepala desa ya, Korban kemudian dibawa pulang untuk dibuktikan,” lanjutnya.

Meski begitu, proses pemeriksaan terhadap pemilik kuda dan pengelola tempat wisata tetap dilakukan.

“Nanti hasil pemeriksaan tetap akan kita gelarkan untuk proses selanjutnya. Hasilnya diketahui dari hasil perkara itu,” kata Rifaldy.

Pantauan di lapangan, Kompleks Wisata Hutan Pinus Gogoniti saat ini sedang ditutup. Belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait insiden ini.

Lokasi wisata saat ini terlihat lengang. Tidak ada petugas maupun pengelola yang ada di lokasi tersebut. Belum diketahui, sampai kapan penutupan wisata ini akan dilakukan oleh pihak pengelola.[]

Sumber: Jatim Now

You may also like...