Prime banner

Senin (22/01), terjadi kesepakatan antara seorang perempuan warga Hong Kong berdarah Melayu berusia 52 tahun dengan seseorang bernama Li Jinliang, warga Taiwan di Taipe, Taiwan untuk sebuah tindakan terapi autologous penyedotan lemak di klinik milik Li.

Beberapa media lokal Taiwan memberitakan, kedua pihak menyepakati harga HKD 160.000 untuk terapi yang diinginkan klien tersebut guna membesarkan dan memontokkan bentuk payudara seperti saat masih remaja meskipun usianya telah berkepala lima. Disaat proses terapi sedang berjalan, tiba-tiba klien ditemukan tidak sadarkan diri dan tidak bernafas lagi. Li bergegas mengirim kliennya ke rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Polisi, merujuk pada data paspor dan data di klinik milik Li, klien tersebut sebelumnya telah mendatangi klinik Li untuk layanan serupa pada November tahun kemarin. Bahkan, diketahui, selain klien tersebut juga membawa rombongan wisatawan Hong Kong yang mengunjungi klinik Li untuk mendapat terapi kecantikan.

Pakai Kosmetik Abal-Abal, Wajah Seorang PMI Seperti Terbakar

Atas peristiwa kegagalaan medis tersebut, putra dari klien klinik Li menyatakan ketidakterimaannya dan akan melakukan penuntutan secara hukum terhadap praktek medis kecantikan yang dilakukan Li.

Kasus ini menyeret seorang pekerja medis lainnya, yaitu seorang dokter bedah dan ahli anastesi bernama Ye.

Sambil menunggu hasil pemeriksaan forensik yang sedang berlangsung terhadap jenazah almarhumah, otoritas Taiwan menyatakan perkara ini akan dilanjutkan pada Jumat (26/01) mendatang dengan melibatkan tim dari kejaksaan untuk melakukan gelar perkara dan rekonstruksi peristiwa. [Asa/Net]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner