Prime banner

MINAHASA – Bukan hanya sekali, sudah berulangkali peristiwa pasangan rumah tangga BMI keutuhannya terkoyak gara-gara salah satu atau keduanya menghadirkan orang ketiga sebagai pelipur sepi. Seringkali berawal dari sekedar melampiaskan hasrat biologis saja, lama-kelamaan, menjadi mabuk asmara, dan lupa akan pasangan resminya.

Seperti yang terjadi beberapa hari kemarin,  dilansir dari Minahasa Post, Polsek Amurang mengamankan pasangan selingkuh, lelaki JM (Jems), 48 tahun, warga Kelurahan Lewet dan perempuan SR (Seny), 48 tahun, warga Kelurahan Bitung. Dua sejoli ini diamankan saat personil Polsek Amurang melaksanakan Operasi Pekat Samrat 2017, Kamis (26/10).

Kapolsek Amurang AKP Arie Prakoso, saat dikonfirmasi Jumat (27/10) menyebutkan bahwa pasangan selingkuhan ini digerebek di salah satu rumah yang ada di Keluarahan Pondang Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan.

Saat Istri Kerja Ke Lluar Negeri, Apa Yang Harus Dilakukan Suami Di Rumah ?

“Usai menerima informasi warga tentang adanya praktik perselingkuhan ini, kami langsung menuju TKP dan melakukan penggeberekan. Kami berhasil mengamankan lelaki JM dan perempuan SR, keduanya warga Kecamatan Amurang Timur,” ungkap Kapolsek.

Saat diamankan polisi, JM dan SR, tidak memiliki surat ikatan nikah resmi. Keduanya pun langsung dibawa ke Kantor Polsek Amurang untuk dilakukan pemeriksaan.

Berangkat Ke Luar Negeri Seorang Diri, Saat Pulang Bawa Anak Dalam Kandungan

“Dari interogasi awal diketahui bahwa lelaki JM telah memiliki istri sah yang saat ini sedang bekerja sebagai TKW di Singapura; sementara untuk perempuan SR juga memiliki suami namun sudah tidak tinggal sama-sama lagi,” tambah Kapolsek.

Terhadap pasangan selingkuhan ini, Polisi memberikan pembinaan serta membuatkan surat pernyataan yang menerangkan bahwa tidak akan melanjutkan hubungannya lagi.

“Sudah diberikan pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan,” pungkas Kapolsek. [Asa/Minahasa Post]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner