Karya Anak Bangsa di INKA Madiun, Begini Penampakan Gerbong Baru KA Mutiara Timur

Prime Banner

MADIUN – Disamping memenuhi permintaan pesanan dari luar negeri, PT INKA Madiun juga memenuhi kebutuhan Ketera Api di dalam negeri. Perusahaan produsen kereta api yang telah eksis sejak era presiden Suharto atau tepatnya sejak tahun 1981 ini tetap memberikan prestis.

Kali ini, PT INKA Madiun secaraa resmi melepas rangkaian gerbong penumpang yang peruntukannya untuk menambah dan mengganti gerbong dari KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi – Surabaya. Secara resmi, gerbong buatan generasi muda di Madiun ini “mengerel” kemarin (16/12/2018) siang.

Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arif mengatakan, rangkaian gerbong KA Mutiara Timur Siang dan malam relasi Banyuwangi – Surabaya Gubeng menggunakan rangkaian baru yang berbahan stainles steel.

Hal ini dilakukannya untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jasa kereta api.

“Khususnya menjelang angkutan Natal 2018 dan Tahun baru 2019,” ungkap Luqman Arif, Sabtu

Sedangkan untuk tingkat keterisian per minggunya, kata Luqman, rata-rata mencapai 80 persen. Saat memasuki akhir pekan tingkat okupansi bisa mencapai 100 persen.

“Rangkaian KA Mutiara Timur new image terdiri dari 4 kereta kelas eksekutif, 3 kereta ekonomi, 1 kereta makan dan 1 kereta pembangkit dengan kapasitas 392 tempat duduk,” bebernya.

Penggantian rangkaian KA Mutiara Timur ini, lanjutnya, tidak merubah jadwal keberangkatan. KA Mutiara Timur Siang dari Stasiun Banyuwangi Baru pada jam 09.00 Wib. Sedangkan KA Mutiara Timur Malam berangkat dari Stasiun Banyuwangi Baru pukul 22.00 Wib.

Sejauh ini kuota tiket relasi Banyuwangi – Surabaya, tambahnya, masih tersisa sekitar 40 persen dari jumlah kursi yang disediakan.

“Untuk tiket masih tersedia sekitar 20 sampai 40 persen,” katanya.[]

You may also like...