Prime banner

 

KEDIRI – Seorang pengusaha tahu takwa asal Kediri, yang memiliki Pusat Oleh-oleh Gudange Tahu Takwa (GTT), berupaya menumbuhkan jumlah wirausahawan baru di Jawa Timur. Salah satunya, melalui pelatihan pembuatan getuk pisang dengan bahan baku labu madu, di Kediri, Minggu (12/11/2017).

“Pelatihan ini diikuti 60 peserta yang didominasi oleh ibu-ibu. Mereka umumnya berasal dari daerah Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto,” kata pemilik pusat oleh-oleh GTT, Gatot Siswanto, saat memberikan pelatihan membuat getuk pisang berbahan baku labu madu, di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (12/11/2017).

Menurut Gatot, besarnya animo peserta karena Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri merupakan salah satu sentra penanaman labu madu. Ada sebanyak 15 kelompok tani yang menanam komoditas tersebut. “Saat peserta datang memasuki Desa Toyoresmi, mereka langsung diajak melihat tanaman labu madu yang berjajar rapi di sepanjang jalan,” katanya.

Sementara itu, tambah ia, olahan getuk pisang labu madu adalah menu baru yang dikreasikannya. Bahkan, pada umumnya komposisi getuk ini hampir sama dengan yang dijual di pasaran. “Tapi kami hanya menambah komposisinya dengan labu madu yang sudah dikukus. Lalu, bahan-bahan ini diaduk menjadi satu,” katanya.

Di lokasi yang sama, Ketua Rombongan Peserta Pelatihan asal Mojokerto, Arya Sukmana melanjutkan, pada saat ini ia mengajak ibu-ibu untuk belajar bagaimana proses pembuatan getuk pisang labu madu. Dengan pelatihan seperti ini, diharapkan bisa dikembangkan di daerahnya.

“Apalagi, di sentra tahu takwa ini kami juga bisa melihat pengolahan tahu kuning, stik tahu, tahu bulat, dan masih banyak olahan lainnya. Setelah sepulang dari sini, kami juga ingin memasak aneka olahan tahu,” katanya.

Bahkan, harap dia, melalui pelatihan ini bisa memberikan motivasi bagi setiap peserta agar membuka Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerahnya. Dengan demikian, mereka bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga. (AYU CITRA SR/AZT)

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner