Lindungi Anak-Anak Kita, Lindungi Privasi dan Keamanan Internet Mereka  

Prime Banner

Pada bulan Mei, kami menulis tentang batas-batas hukum dan etika sosial di Hong Kong terkait Perlindungan Anak dan juga mengulas masalah pelanggaran privasi dan kekerasan fisik. Mengingat liburan musim panas akan segera tiba dansebagian besar dari kita akan menghabiskan waktu yang lebih banyak dengan anak-anak yang kita asuh, kami ingin berbagi informasi mengenai keamanan internet dan perlindungan terhadap privasi anak-anak secara online.

Hong Kong baru saja mengalami bulan Mei terpanas dan mungkin akan banyak dari pembaca kami yang akan membawa anak mereka atau anak yang mereka asuh pergi berenang atau ikut serta dalam kegiatan-kegiatan musim panas selama liburan musim panas ini. Dengan latar belakang langit biru yang cerah dan pantai pasir putih, anak-anak dengan riang gembira bermain air dan tersenyum di depan kamera, foto-foto dan video-video yang tentunya sangat indah dan sayang sekali jika tidak disebarkan di media sosial. Namun, apakah Anda menyadari bahwa mempublikasikan foto dan video tersebut dapat membuat anak-anak dibawah pengasuhan Anda berada dalam bahaya?

Di Hong Kong, kita memiliki berbagai macam Undang-Undang untuk melindungi hak-hak, privasi dan keselamatan anak-anak serta memastikan pemakaian komputer dan internet yang sesuai etika dan aman. Pada bulan April, seorang Pekerja Rumah Tangga Asing dihukum 3 tahun penjara karena “mempergunakan komputer dengan maksud yang tidak benar” karena merekam tiga anak di bawah pengasuhannya yang sedang telanjang di kamar mandi dan kemudian membagikan video tersebut di akun Facebook miliknya. Kasus ini memberi peringatan pada kita tentang adanya resiko pada hal-hal yang terlihat sepele.

Walaupun media sosial dan aplikasi-aplikasi seperti Facebook, WhatsApp, YouTube, Instagram, dll, telah menyediakan kita alat komunikasi yang instan, murah dan menyenangkan agar kita dapat tetap terhubung dengan keluarga dan teman, namun apakah aplikasi-aplikasi tersebut juga dapat menyebabkan kita merisikokan privasi dan keselamatan diri kita dan anak-anak kita.

Dengan banyaknya anak remaja (berusia 10-19 tahun) yang mempunyai telepon genggam , mereka akan cenderung lebih sering menggunakan internet, dan bahkan akan lebih mudah terkena risiko bahaya online. Sebagai orang tua dan/atau pengasuh, kita harus memahami bahwa menyebarkan privasi anak-anak dan keberadaan mereka secara online tanpa persetujuan mereka mungkin tidak hanya akan menyakiti perasaan mereka dan kebutuhan mereka akan privasi, tetapi mereka juga memiliki risiko intimidasi dan kekerasan dunia maya (cyber-bullying) dari teman–teman mereka dan orang-orang asing yang tidak bermoral. Kita tidak boleh meremehkan kerugian emosional, kejiwaan dan fisik, baik jangka panjang atau yang disebabkan oleh kegiatan online dan cyber-bullying  yang dapat menimpa anak-anak dan remaja dibawah pengasuhan kita.

Terkait “informasi pribadi” yang kami sebutkan di atas, informasi apa saja yang dapat dianggap terlalu pribadi untuk sebarkan secara online? Pada tabel di sebelah kanan ini dapat dilihat contoh-contoh informasi pribadi yang harus dilindungi. Namun, untuk kepentingan terbaik para pembaca kami dan anak-anak dibawah pengasuhan mereka, kami menyarankan agar para pembaca mengikuti satu aturan dasar tentang keselamatan online, yaitu upayakan tidak menyebutkan nama (anonim).

Penting untuk diketahui semua orang bahwa sekali informasi disebarkan secara online e maka tidak ada yang dapat dihapus seluruhnya dari dunia tanpa batas, dunia maya. Informasi yang anda sebarkan secara online bisa diakses oleh orang lain dan dapat digunakan untuk hal-hal yang tidak bisa Anda kontrol.

Para pembaca sekalian juga harus memeriksa pengaturan privasi dan GPS telepon seluler, termasuk aplikasi-aplikasi yang ada, untuk memastikan bahwa hanya orang-orang yang Anda kenal dan percaya yang dapat mengakses informasi keberadaan Anda.

Untuk semua pengasuh yang bukan orang tua (pengasuh anak, pekerja rumah tangga asing, nenek/kakek, dll), kami menyarankan agar Anda minta persetujuan dan petunjuk yang jelas dari orang tua anak tersebut sebelum mengambil dan menggunakan informasi pribadi anak-anak dibawah pengasuhan Anda. Untuk semua pengasuh, kami menyarankan agar mengawasi dan memantau anak remaja dalam menggunakan peralatan-peralatan internet dan telepon seluler.

Untuk melakukan parenting (pengasuhan anak ) dan guardianship (perwalian) yang efektif dan positif, kami menyarankan agar para orang tua dan pengasuh meninjau dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang perlindungan terhadap anak.anak. PathFinders menyediakan layanan konseling, lokakarya-lokakarya pendidikan untuk para Pekerja Rumah Tangga Asing dan ibu-ibu migran tentang cara mengasuh anak, dan membekali mereka dengan pengetahuan dan tips mengenai kebutuhan perkembangan anak dan saran-saran untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kejahatan virtual, fisik atau verbal.

Perlindungan terhadap anak bukan hanya merupakan tanggung jawab orang tua. Diperlukan adanya kesadaran dan dukungan dari seluruh pengasuh pada berbagai lapisan masyarakat. Jika anda mencurigai adanya kekerasan terhadap anak, silahkan hubungi Polisi Hong Kong di 999. Untuk informasi lebih lanjut mengenai privasi dan keamanan online, silahkan kunjungi situ berikut ini: www.infosec.gov.hk, www.cybersecurity.hk, www.pcpd.org.hk, www.cyberbullying.org.  Anda juga dapat menghubungi Departemen Kesejahteraan Sosial Hong Kong di nomor 2343 2255 atau hotline PathFinders di nomor 5190 4886. Untuk informasi mengenai lokakarya-lokakarya PathFinders, kunjungi situs kami di www.PathFinders.org.hk atau hubungi hotline kami. [Adv]

 

You may also like...