Meski Ada Aksi Masa, BNI di Hong Kong Tetap Melayani PMI

Prime Banner

HONG KONG – Bermunculan kekhawatiran dari berbagai kalangan, terutama kalangan pekerja migran Indonesia di Hong Kong terkait layanan perbankan akan terdampak aksi masa menolak RUU Ekstradisi yang dilakukan warga Hong Kong.

Menjawab kekhawatiran tersebut, ApakabarOnline.com terhubung dengan manajemen BNI di Hong Kong untuk meminta keterangan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Eko Kristianto, Direktur BNI Remittance di Hong Kong beroleh keterangan bahwa meskipun situasi di Hong Kong tengah terjadi aksi masa besar-besaran, bahkan sempat melumpuhkan aktifitas perkantoran di kawasan Admiralty, Central dan Wanchai, bank BNI di Hong Kong tetap melayani PMI yang hendak bertransaksi.

“Untuk mengantisipasi kepadatan karena adanya demo menolak RUU Ektradisi China, BNI Hong Kong himbau nasabahnya untuk bertransaksi ke beberapa cabang lainnya.” jelas Eko.

Demo warga Hong Kong ini rencana akan kembali digelar Minggu, 16 Juni mulai pukul 2 siang dengan titik awal Victoria Park Causeway Bay dan titik kumpul di Komplek Gedung Pemerintah, Admiralty.

Tiga Cabang BNI tersebut jauh dari lokasi demo adalah Kantor Cabang Yuen Long. Shop No. 105 1/F, Hop Yick Commercial Centre, 33 Hop Choi Street, Yuen Long, New Territories, Kantor Cabang Tsuen Wan. Shop No. 209 2/F, Lik Sang Plaza Foo Yu Building, 269. Castle Peak Road , Tsuen Wan, New Territories, serta Kantor Cabang Hung Hom. Shop No. 83  G/F,  Whampoa 108 Shopping Center,  Whampoa Est., 19-23 Man Tai Street, Hung Hom, Kowloon. []

 

You may also like...