Prime banner

SIDOARJO – Densus 88 melakukan penangkapan terduga pelaku bom di Rusunawa Sidoarjo di Desa Jedong, Urang Agung, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Senin (14/5/2018).

Indormasi yang berhasil dihimpun, Densus 88 menemukan bom aktif dan menggeledah dua pria serta wanita.

Sampai berita ini diturunkan, aparat kepolisian belum memberikan keterangan mengenai proses penangkapan tersebut.

Ika, Mengatur Rencana Teror Bom Dari Tseung Kwan O

Sebelumnya, polisi menembak mati Anton Febrianto (47), yang merupakan terduga pelaku bom di Rusunawa Wonocolo kecamatan Taman, Sidoarjo.

“Jadi Anton ini membawa switcing bom dan kita tidak mau resiko, karena itu kami lumpuhkan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera pada Senin dinihari (14/5/2018).

Barunng menyatakan, total ada tiga korban tewas dalam ledakan bom di Rusunawa Wonocolo. Ketiganya adalah Anton, Puspitasari (47) istri Anton, dan LR anak Anton yang berusia 17 tahun.

Sementara itu, tiga anak Anton yakni AR, FP dan GHA menjadi korban  luka dan dirawat di RSI Khadijah Sidoarjo.

[PRAY FOR JAWA TIMUR] Bom Sidoarjo Terkait Dengam Bom Surabaya, Berikut Fakta Kronologisnya

“Kalau AR ini termasuk yang menyelamatkan dua adiknya dan dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Sekadar diketahui, ledakan di Rusunawa Wonocolo sendiri terjadi pada pukul 20.30 WIB. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan sterlisasi lokasi dam mengevakuasi penghuni ke blok D Rusunawa.

Setelah masuk ke lokasi ledakan di Blok B lantai lima nomor 2, polisi mendapati Anton yang memegang pemicu bom dan langsung menembaknya. Di lokasi kejadian, sempat terdengar bunyi tembakan beberapa kali. []

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner