Prime banner

Jack Ma adalah satu diantara contoh orang yang bangkit dari kemiskinan menjadi sosok orang yang kaya raya, malah dia adalah salah satu miliarder kelas dunia. Jack Ma adalah pendiri dan Ketua Eksekutif Alibaba Group. Dimulai dari minatya terhadap Inggris yang mendorong dia bergaul dengan orang asing ketika berada di Cina.

Dari situ ia lebih berpikiran terbuka, yang berkontribusi terhadap kesuksesan hidupnya hari ini. Sampai Agustus 2017, Alibaba telah memiliki 529 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Alibaba beroperasi di 200 negara dan merupakan perusahaan ritel terbesar di dunia, mengalahkan Walmart. Prospek dan omset penjualan serta keuntungan Alibaba melebihi jumlah gabungan antara Walmart, Amazon dan eBay, sejak tahun 2015. Kini Jack Ma merupakan individu terkaya di China dan Asia, dan ke-23 terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai 40 miliar dollar.

 

Sungguh menakjubkan..!! Lalu bagaimana seorang guru Bahasa Inggris ini mampu melakukannya? Yuk baca kisah beliau.

 

Mulai dengan minat terhadap bahasa Inggris

Jack Ma tertarik dengan bahasa Inggris ketika berusia 12 tahun. Karena minat yang sangat menggunung, dia rela bersepeda setiap hari dengan menghabiskan waktu 40 menit, melawan deras hujan dan salju menuju ke hotel di daerah Hangzhou. Di situ ada banyak wisatawan asing, dan Jack menggunakan kesempatan itu menjadi pemandu tour secara gratis, dengan satu tujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya.

Dia melakukan kegiatan tersebut selama 8 tahun, dan hal itu benar-benar mengubah Jack, menjadi orang Cina yang lebih berpikiran luas dari yang lain. “Apa yang saya pelajari di sekolah dan dari buku sangat berbeda dengan apa yang diberikan wisatawan kepada saya”.

Pada tahun 1979, terjadi satu hal lagi yang mengubah pandangan dirinya. Jack bertemu dengan sebuah keluarga dari Australia yang memiliki 2 orang anak. Jack mulai akrab dengan mereka meskipun hanya menghabiskan waktu 3 hari bersama. Hubungan itu berlanjut ketika mereka menjadi sahabat pena. Dan 6 tahun kemudian Jack diundang untuk datang ke Australia oleh keluarga ini, dan menghabiskan waktu sebulan di sana. Jack Ma diajarkan bahwa China adalah negara paling kaya dan bahagia di dunia. Pengalaman tinggal di Australia telah mengubah pandangannya. Ia mulai berpikir secara berbeda.

Gagal berkali-kali dalam ujian dan lamaran kerja

Ketika hendak belajar di universitas, Jack Ma mengalami kesulitan untuk meneruskan pendidikan. Dia gagal dalam ujian masuk ke universitas sebanyak 2 kali sebelum diterima masuk ke Hangzhou Teachers Univesity, universitas yang terburuk di kotanya. Dia menghubungkan pelajaran dalam kursus bahasa Inggris dan bercita-cita menjadi guru sekolah menengah.

Jack Ma adalah satu-satunya lulusan yang ditugaskan mengajar di universitas dari 500 lulusan, dengan gaji 100 sampai 200 renminbi sebulan atau sekitar 15.000 – 18.000 rupiah. Dia kemudian ingin mencoba hal baru, dan ketika Cina sedang berkembang, Jack melamar pekerjaan lain. Sayangnya, semua 30 lamaran pekerjaannya ditolak.

Dia juga pernah melamar pekerjaan di KFC, dan dari 24 pelamar, 23 diantaranya diterima, kecuali Jack Ma. Hal yang sama terjadi ketika dia melamar untuk menjadi anggota polisi, 4 dari 5 pelamar diterima, kecuali dirinya. Ketika Jack dan sepupunya melamar kerja untuk menjadi pelayan di hotel bintang 4, sepupunya yang mendapat nilai lebih rendah darinya diterima bekerja, dan Jack Ma gagal.

Perjalanan kegagalan tersebut tampaknya seperti ingin memberitahu bahwa takdir Jack Ma bukan sebagai karyawan, tetapi pebisnis yang sukses menjadi miliarder dan orang terkaya di Cina. Menurut dia, kegagalan tersebut sangat menyakitkan, namun Jack sadar itu merupakan persiapan baginya untuk menjadi seorang pengusaha.

“Jika Anda tak bisa biasa dengan kegagalan, seperti petinju tak biasa menerima pukulan, bagaimana Anda bisa menang?”

 

Mengenal internet untuk pertama kali

Jack kemudian berangkat ke Seattle pada tahun 1995 sebagai penerjemah untuk delegasi perdagangan. Dan ketika itulah temannya di Amerika Serikat menunjukkan internet kepada Jack Ma untuk kali pertama. Dia dan rekannya mencoba mencari kata “beer” dan Yahoo di internet. Namun mereka terkejut ketika melihat tidak ada informasi tentang Cina (beer di Cina sangat populer), dan sekali lagi mencari informasi umum tentang Cina. Namun mereka gagal menemukan apa-apa informasi.

Mereka mendapat ide untuk membangun dan meluncurkan situs “China Pages”. Ketika itu Jack Ma langsung tidak tahu apa-apa tentang komputer atau e-mail. Namun ia meminjam uang sebesar USD2000 untuk mendirikan perusahaannya. Perusahaan tersebut kemudian beroperasi dan bersaing dengan China Telecom hampir setahun.

 

Perusahaan pertamanya gagal

Melihat potensi pada perusahaan Jack, China Telecom mengajak bekerjasama dan menawarkan USD185,000 investasi. Jack Ma yang tak pernah melihat uang sebanyak itu dalam hidupnya, setuju dengan penawaran itu. Sayangnya China Telecom memiliki 3 kursi dewan lebih dari China Pages, membuat segala ide Jack tidak dihiraukan. Akhirnya Jack mengundurkan diri.

Tidak menyerah dengan impiannya untuk membangun perusahaan e-commerce, Jack Ma mencoba sekali lagi pada tahun 1999. Kali ini ia mengumpulkan 18 temannya di dalam apartemennya. Dia menjelaskan visi dan misinya, selama dua jam. Setelah yakin dengan ucapan Jack Ma, mereka masing-masing mengeluarkan modal sebesar USD60,000 secara keseluruhan. Uang tersebut menjadi modal awal Alibaba yang didaftarkan pada 4 April 1999. Nama Alibaba dipilih karena terdengar global atau mendunia serta mudah dieja.

 

Mulai dari bawah kembali

Karena tidak memiliki uang yang banyak, tidak ada teknologi serta tidak ada perencanaan, mereka terpaksa menggunakan uang yang ada dengan cermat. Jack menggunakan apartemennya sebagai kantor untuk awal operasional. Dan pada Oktober 1999, setelah 6 bulan beroperasi, perusahaan Goldman Sahcs dan Softbank masing-masing menginvestasikan USD5 juta dan USD20 juta kepada Alibaba. Itu membuat Alibaba mampu berkembang hingga kini.

Menurut Jack Ma, Alibaba berhasil di Cina karena mereka percaya satu hal, dengan fokus dalam membantu perusahaan lokal kecil dan sederhana dalam membuat keuntungan. Model bisnis ini dibuat sendiri, dan Alibaba tidak meniru setiap model bisnis dari Amerika Serikat yang banyak dilakukan oleh pengusaha internet China. Alibaba fokus pada kualitas produk, dengan cara “click and get it”. Jika produk tersebut tidak tersedia, itu tak berguna.

 

Sekali lagi diuji

Namun, Alibaba sendiri mengalami tantangan demi tantangan. Alibaba telah melakukan kesalahan besar, karena tumbuh terlalu cepat. Perusahaan itu hanya memiliki anggaran yang cukup untuk bertahan selama 18 bulan menjelang 2002. Karena kebanyakan pengguna Alibaba adalah anggota gratis, Alibaba tidak mampu menciptakan keuntungan.

Mereka kemudian menghasilkan produk untuk eksportir Cina menjual kepada pembeli dari Amerika Serikat secara online, dan teknik berhasil serta telah menyelamatkan Alibaba. Menjelang akhir tahun 2002, keuntungan Alibaba hanyalah USD1. Namun Alibaba berkembang setiap tahun. Dan kini, pendapatan Alibaba adalah sebanyak 25 miliar dolar (2017).

 

Jangan pernah menyerah kalah

Banyak hal yang telah dipelajari oleh Jack Ma di sepanjang industri ini, yaitu, Anda harus membuat nilai tim, inovasi dan visi. Yang penting, jika Anda tidak menyerah, Anda masih memiliki kesempatan. Dan bila perusahaan Anda kecil, fokus dan bergantung pada otak Anda, bukan kekuatan Anda.

“Yang penting dalam hidup saya adalah saya dapat melakukan sesuatu yang dapat mempengaruhi banyak orang, dan perkembangan China, dan ketika saya menjadi diri saya sendiri, saya lebih santai dan bahagia, membuat saya bisa mendapatkan hasil yang bagus.”

 

Nasihat bijak Jack Ma kepada pengusaha muda

Dalam satu acara televisi pada bulan Mei 2015 yang ditayangkan oleh KBS di Korea Selatan, pendiri Grup Alibaba, Jack Ma berbicara kepada pemuda dan rakyat Korea selatan yang bersemangat kewirausahaan tentang bagaimana cara untuk sukses di dalam. Dia juga sempat memberitahu kekesalan yang ia alami. Menurut Jack, kita memiliki waktu dan perjalanan hidup yang kita akan tempuh; itu dimulai saat usia kita 20 tahun, sampai usia kita mencapai 60 tahun. Inilah nasihat beliau:

  1. Sebelum anda mencapai umur 20 tahun, jadilah seorang pelajar yang baik

Menjadi siswa yang baik sebelum berumur 20 tahun menunjukkan Anda dapat mengikuti petunjuk atasan dengan baik. Sifat ini harus ada dalam diri karena Anda akan menempuh lebih banyak tantangan dan cobaan dalam hidup serta bisnis. Jadikan itu sesuatu yang harus ada dalam diri sehingga Anda dapat membuat keputusan yang bijak jika dilanda masalah.

  1. Sebelum anda mencapai umur 30 tahun, ikut seseorang

Kerja di perusahaan yang kecil. Biasanya di perusahaan yang besar, bagus untuk belajar cara untuk memproses, karena Anda seolah-olah bagian dari mesin yang besar. Tapi jika Anda bekerja di perusahaan kecil, Anda akan belajar tentang minat dan impian. Anda akan belajar dengan banyak. Jadi, sebelum usia 30 tahun, yang penting adalah bukan perusahaan mana Anda harus bekerja, tetapi bos yang macam mana yang Anda harus ikuti. Bos yang baik akan melatih Anda dengan cara yang berbeda.

  1. Di antara umur 30 dan 40 tahun, Anda harus berpikir dengan jelas apakah Anda ingin bekerja untuk diri sendiri, atau Anda ingin menjadi seorang pengusaha

Keputusan harus dibuat ketika di fase usia ini. Jika Anda tak yakin, anda harus menemukan jawaban dengan cepat. Karena di fase ini sangatlah penting untuk Anda tahu ke mana energi dan usaha Anda harus diarahkan untuk mencapai apa yang Anda target.

  1. Bila usia Anda diantara 40 dan 50 tahun, Anda harus lakukan hal yang sudah dikuasai

Jangan mencoba untuk mengubah arah, karena ini sudah terlalu lambat. Anda mungkin akan berhasil, tapi kemungkinan untuk gagal juga tinggi. Jadi ketika Anda berumur 40 sampai 50 tahun, pikirkan bagaimana Anda dapat fokus pada keahlian Anda.

  1. Bila usia Anda melewati 60 tahun, luangkan waktu untuk diri Anda sendiri

Rehat, beli benda yang anda suka, berkebun, pergi ke pantai. Sudah terlalu lambat untuk berubah. Ini saran dari Jack Ma untuk pemuda remaja. Umum 25 tahun, lakukan apa saja kesalahan. Jangan risau. Anda jatuh, Anda bangun, dan Anda jatuh lagi..nikmati semua itu .. Anda baru berumur 25 tahun, nikmati hidup Anda.

 

Penyesalan

Saya memiliki banyak penyesalan. Saya menyesal bertemu dengan media. Saya menyesal berbicara di depan umum. Karena saya harus punya privasi saya. Saya menyesal bekerja terlalu kuat dan luangkan waktu yang sangat sedikit bersama keluarga saya. Dan jika saya memiliki hidup yang lain, saya tidak akan lakukan apa yang telah saya lakukan sekarang. Istri saya mengatakan kepada saya, ‘kamu bukan milik saya, kamu milik Alibaba’.

Namun, hidup itu singkat. Ini semua tentang pengalaman. Pandangan orang lain. Seseorang mengira Anda kaya, Anda melakukannya, tapi itu tidak benar. Beberapa orang mengatakan orang ini tidak memiliki uang, orang jahat, tapi mungkin juga tidak benar. Semua orang memilih hidup mereka sendiri.

Saya menangis karena kita memiliki terlalu banyak masalah sehingga tidak ada yang bisa membayangkannya. Saya memimpin sebuah perusahaan dengan 4000 orang muda, beroperasi untuk lebih dari 500 juta pengguna. Jika ada 1 persen orang jahat dari 500 juta, Anda berurusan dengan 5 juta orang jahat. Ini sangat menyakitkan dan memusingkan kepala.

Tapi sudah terlambat untuk menyesal, lupakan penyesalan. Saya hanya berpikir, saya masih mempunyai 10 hingga 20 tahun lagi untuk hidup, jadi saya hanya mau menikmati hidup.

Nah, demikianlah perjalanan dan rahasia sukses Jack Ma, sang pendiri Ali Baba, perusahaan e-commerce terbesar di China. Semoga memberi inspirasi bisnis dan karir anda. [Asa/Net]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner