Sampai Dengan H-1 Idul Fitri, Tercatat 367.703 Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 39% Menuju Jawa Timur

Prime Banner

JAKARTA – Arus pergerakan kendaraan meskipun prosentasenya turun dibanding tahun sebelumnya, namun jika melihat angka, jumlahnya tidak bisa disebut sedikit selama pemberlakuan pelarangan mudik dan pemberlakuan PSBB di berbagai wilayah di Indonesia termasuk dari DKI Jakarta.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, selama periode H-7 sampai dengan H-3 Lebaran 2020, terhitung sebanyak 367.703 kendaraan keluar Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

“Angka ini turun 61 persen dari lalu lintas (lalin) dari periode Lebaran tahun 2019,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru.

Ia menyampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (21/5/2020). Heru juga menambahkan bahwa untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah. Sebesar 39 persen dari arah Timur, 35 persen dari arah Barat dan 26 persen dari arah Selatan.

Untuk lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur tercatat jumlah kendaraan yang keluar Jakarta. Melalui GT Cikampek Utama 1 sebanyak 78.013 kendaraan, turun sebesar 81 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sedangkan, lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur melalui GT Kalihurip Utama 1 tercatat sebanyak 64.898 kendaraan. Turun sebesar 58 persen dari Lebaran tahun 2019.

“Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 142.911 kendaraan. Turun sebesar 75 persen dari Lebaran tahun 2019,” pungkas Heru. []

You may also like...