Prime banner

SURABAYA – “Yang melihat sampai bingung mas, sebab dua-duanya , sama-sama mengaku sebagai suami mbak TKW yang baru datang dengan Cathay Pasific ini” tutur Heru, seorang petugas jasa Porter Bandara Juanda kepada Apakabaronline.com pada Kamis (20/12) malam tadi.

Pernyataan Heru tersebut disampaikan setelah dirinya bersama rekan-rekannya menyaksikan insiden keributan yang nyaris berujung pada kekerasan, saat seorang PMI yang datang dengan pesawat Cathay Pasific dengan nomor penerbangan CX 781 yang bertolak dari Hong Kong dan mendarat di Juanda Surabaya sekira jam 17:40 petang WIB, dijemput oleh dua orang laki-laki yang sama-sama mengaku sebagai suami PMI tersebut.

Pengakuan Suami PMI Hong Kong Yang Dijemput 2 Pria Di Juanda

Heru menuturkan, insiden ini bermula saat seorang PMI berambut panjang terlihat cek cok mulut dengan seorang pria yang sedang bersama anak laki-laki usia 10-an tahun. Didepan anak laki-laki usia 10-an tahun tersebut, PMI berambut panjang ini tampak mendorong-dorong tubuh pria yang beberapa saat kemudian diketahui sebagai suaminya.

“Yang kami lihat, dadanya didorong-dorong suruh menjauh oleh mbak TKW berambut panjang itu. Malah, anak laki-laki yang berusaha ingin memeluk ibunya, ditepis dan didorong hingga terjungkal ke belakang” tutur Heru.

“Saat dia (pria suami PMI) yang di dorong-dorong, dia diam saja tidak melawan, tapi saat anak laki-laki itu yang didorong, tiba-tiba pria itu langsung emosi dan menampar mbak TKW, terus tubuhnya didorong juga sampai terjungkal ke belakang” imbuh Heru.

Berjam-Jam Ditunggu Suami Di Bandara, BMI Cantik Asal Blitar Ini Ternyata …

Disaat situasi semakin memanas, Heru melihat tiba-tiba sesosok laki-laki lain dengan tampang yang lebih modis, datang menghampiri PMI yang ribut dengan suaminya. Laki-laki modis tersebut datang bersamaan dengan beberapa orang yang ingin melerai.

“Tiba-tiba, cowok itu bilang ‘jangan sentuh istri saya, saya suaminya’ pada laki-laki yang menampar TKW itu.”  Sambung Heru.

Mendengar kalimat cowok berpenampilan modis tersebut, si laki-laki suami PMI tambah tersulut kemarahannya, adu fisik nyaris terjadi. Sebuah tinju melayang ke muka laki-laki modis. Namun berhasil dicegah oleh security dan beberapa orang penguna bandara lainnya.

Mereka bertiga kemudian berpisah, si laki-laki yang datang bersama anak laki-laki, kemudian berlalu bersama beberapa orang rombongan keluarganya ke parkiran dan selanjutnya dengan menggunakan kendaraan pribadi, mereka meninggalkan kawasan Bandara Juanda. Sedangkan si cowok berpenampilan modis, pergi entah kemana tidak ada yang tahu.

PMI yang menjadi biang keributan, kemudian menepi ke sudut terminal lantaran malu saat menyadari terus menjadi pusat perhatian. Beberapa waktu setelah peristiwa itu, Heru sudah tidak lagi menemukan ketiga manusia yang terlibat cekcok di publik area.

Sadar Ditinggal Ibunya, Anak Seorang BMI Menangis Histeris

“Kami tidak tahu siapa identitasnya mas, informasi dari salah seorang rombongan laki-laki yang bersama anak kecil tadi, dia TKW Hong Kong, sudah bertahun-tahun tidak pernah mau menghubungi anak, orang tua dan suami di kampung. Dan anak kecil itu anaknya mbak TKW dengan suami aslinya di kampung Nganjuk sana. Yang saya sayangkan, kok ya tega anak kecil di dorong sampe terjungkal, padahal, dia anak-anak dan banyak orang menduga, anak tersebut merupakan anak dari TKW tadi.” pungkas Heru.

Ternyata, PMI Hong Kong yang dijemput dua laki-laki berasal dari Nganjuk. Sekian tahun lamanya, menurut keluarga, tidak pernah mau menghubungi anak, orang tua, suami serta mertua. [Asa]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner