Sedang Berlangsung, 6 Ribu Ekor Babi Dimusnahkan Agar Tidak Menularkan Virus Demam

Prime Banner

HONG KONG – Sebuah keputusan mendesak telah diambil otoritas Hong Kong untuk memusnahkan sumber penyebab tersebarnya virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi afrika yang dalam waktu beberapa hari belakangan telah meresahkan lantaran telah jatuh korban pada manusia.

Mengutip pemberitaan Oriental Group, proses pemusnahan ini dilakukan dengan membantai sedikitnya 6 ribu ekor babi di rumah potong hewan Sheung Shui, dicincang kemudian dikemas dalam wadah plastik kedap udara saat dievakuasi keluar dari tempat tersebut untuk selanjutnya dimusnahkan di tempat pembuangan akhir.

Lokasi rumah potong hewan setelahnya akan dilakukan pembersihan total dengan membubuhkan disinfektan agar bebas dari bekas-bekas virus yang ditinggalkan.

Demam babi afrika adalah sebuah demam yang disebabkan oleh virus yang muncul akibat tingginya double-stranded DNA pada babi. Virus ini mengakibatkan demam yang mematikan manusia selama-lamanya satu minggu setelah terinfeksi jika tidak mendapat penanganan.

Menukil keterangan World Organisation for Animal Health, babi tertular ASF mengeluarkan virus dalam jumlah banyak di saliva, urine, tinja dan sekresi hidung, dan dapat dengan mudah menyebar melalui udara.Virus juga ditemukan dalam darah, daging dan jaringan lain. Karena itu sisa daging babi dan bahan mengandung babi mudah menularkan penyakit ini.

Tahun lalu, setidaknya 38 ribu ekor babi di daratan China telah dimusnahkan karena virus tersebut.

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) telah mengeluarkan peringatan bahwa virus ini bisa saja menyebar ke negara lain dan hingga saat ini tidak ada vaksin untuk hewan babi sehingga salah satu cara untuk menghentikan penyebaran virus ini yaitu dengan pemusnahan. []

You may also like...