Sedih, Seorang Petugas Medis di Jatim Meninggal Dunia, 45 Lainnya Positif Terinfeksi Virus Corona

Feature Image Sedih, Seorang Petugas Medis di Jatim Meninggal Dunia, 45 Lainnya Positif Terinfeksi Virus Corona (ilustrasi Foto Tempo.co)
Feature Image Sedih, Seorang Petugas Medis di Jatim Meninggal Dunia, 45 Lainnya Positif Terinfeksi Virus Corona (ilustrasi Foto Tempo.co)
Prime Banner

SURABAYA – Menjadi resiko yang sangat berat, baik secara fisik maupun secara psikis bagi pekerja medis yang berada di garda depan menangani pasien terinfeksi virus corona. Disamping resiko tertular yang sangat besar, di lingkungan sosial, banyak yang dianggap sebagai makhluk menakutkan dan harus dijauhi, bahkan ada pula yang ditolak pulang.

Di Jawa Timur, hal serupa juga terjadi, 46 tenaga medis dinyatakan positif terinfeksi virus corona, dimana satu orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso kemarin (16/04/2020). Agus merinci 46 tenaga medis tersebut 1 pasien dari apoteker, 2 orang laborat, 16 orang dokter, dan 27 orang perawat.

“Yang sudah sembuh 19, yang meninggal satu. Saat ini masih dirawat 26 orang,”  jelasnya.

Hampir seluruh kasus tersebut, lanjut Kohar, sebenarnya bukan petugas yang berinteraksi dengan pasien COVID-19. Namun, mereka akhirnya terpapar virus corona lantaran melayani pasien yang belum didiagnosis COVID-19 tanpa menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD).

“Kesiapan penggunaan APD-nya kurang siap, kalau ternyata pasien tersebut terinfeksi COVID-19,” tuturnya. []

You may also like...