Prime banner

Perubahan pola haid pada saat menggunakan alat kontrasepsi memang wajar terjadi, misalnya pada saat wanita memakai metode suntik KB. Namun jika perubahan yang terjadi dirasa sudah cukup mengganggu, maka sebaiknya segera lakukan pengcekan ke dokter.

Suntik KB merupakan metode kontrasepsi dengan cara menyuntikkan hormon yang berisi medoxy progesteron acetat. Penyuntikan tersebut dilakukan per bulan atau  tiga bulan (Depo Medoxy Progesteron Acetat).

dr Ferdiansyah Putra Harahap, MKed(OG), SpOG menjelaskan, salah satu metode yang tidak diinginkan dari penyuntikan tersebut yaiyu berubahnya pola haid dan bertambahnya berat badan.

“Hampir semua pengguna kontrasepsi ini mengalami perubahan pola haid. Ini dapat berupa perdarahan antar masa haid atau perdarahan yang banyak,” ujar dr Ferdiansyah.

Biasanya setelah enam bulan pemakaian, angka terjadinya perdarahan yang banyak akan semakin berkurang. Namun jika keluhan tersebut tetap terjadi atau bahkan dirasa cukup mengganggu, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

“Supaya dicari tahu alasannya dan dipastikan tidak ada kelainan di bagian lainnya,” lanjut dokter yang praktik di RS Permata Depok ini.

Kemungkinan terjadinya efek samping lain seperti gatal-gatal merupakan efek samping yang munngkin terjadi dari penggunaan kontrasepsi jenis suntikan, ujar dr Ferdiansyah.

dr Ferdiansyah melanjutkan, bahwa penyebab timbulnya gatal ini bisa disebabkan berbagai macam penyebab mulai dari alergi hingga infeksi yang disebabkan oleh bakteri maupun jamur. “Ada baiknya keluhan ini juga dikonsultasikan kepada dokter agar dapat diketahui penyebabnya dan ditangani dengan tepat,” jelasnya.

 

Sumber healt.detik.com

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner