Seorang Petugas Medis dari Takeran Positif COVID-19, Total Pasien Positif COVID-19 di Magetan Menjadi 46

Prime Banner

MAGETAN – Garda depan penanganan dan penanggulangan COVID-19 yang diemban oleh pekerja medis bukan hal yang enteng. Sudah tak terhitung lagi jumlah petugas medis baik di Indonesia maupun di negara lain, dinyatakan positif terinfeksi akibat tertular pasien yang mereka tangani.

Hal demikian juga terjadi di Magetan. Seorang petugas medis berinisial NS (38) asal Desa Sawojajar, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Jawa Timur menjadi pasien ke 46 setelah hasil SWAB menunjukkan dirinya positif terinfeksi.

Saif Muchlissun, Jubir Penanganan Covid 19 Pemkab Magetan turut bersedih atas peristiwa tersebut.

NS Petugas Medis dari Desa Sawojajar Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan dinyatakan Positif COVID-19 dan menjadi pasien ke 46

NS Petugas Medis dari Desa Sawojajar Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan dinyatakan Positif COVID-19 dan menjadi pasien ke 46

” Begitu beratnya beban kerja yang ditanggung. Termasuk resiko yang harus dihadapi sebagai garda terdepan. Hingga akhirnya terpapar virus ini”, tutur Saif Muchlissun dihadapan sejumlah awak media kemarin (01/05/2020) malam.

Saif menambahkan, NS selama ini bertugas di garda depan menangani puluhan pasien positif COVID-19 di klaster Temboro.

“Garda terdepan kita yaitu tenaga medis yang berjibaku dan bertugas di Temboro terpapar virus corona atau Covid-19,” ujarnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Magetan agar senantiasa mengikuti protokol kesehatan dimanapun berada. Salah satunya, melakukan physical distancing atau menjaga jarak fisik dan selalu menggunakan masker bila keluar rumah.

Dengan demikian, hingga Jumat (01/05/2020) ini di Kabupaten Magetan tercatat ada 46 orang yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona atau Covid-19. Dari 46 orang itu, 9 orang sudah dinyatakan negatif dan sembuh. Kemudian, 1 orang meninggal dunia. []

You may also like...