Prime banner

TULUNGAGUNG – Konflik rumah tangga psangan pekerja migran yang berujung pada pembongkaran rumah kemballi terjadi. Sebuah rumah di RT 1 RW 5 Dusun Jatibanggi, Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung dibongkar dengan sebuah ekskavator, Selasa (20/3/2018).

Pembongkaran rumah ini sempat menjadi perhatian warga sekitar. Sebab pembongkaran rumah ini berlatar belakang konflik keluarga. Video pembongkaran rumah ini diunggah oleh Asih (34), pihak perempuan yang bekerja di Taiwan.

Dikutip dari Harian Surya Edisi Hari ini (21/03) Kepala Desa Tanggung, Suyahman, menyatakan, pihak suami yang bernama Sumar (36) tiba-tiba mendapatkan surat cerai dari Asih.

“Kalau istilah orang sini dibalang (dilempar). Tau-tahu disuruh ambil surat cerai di KUA,” terang Yahman, Rabu (21/03).

Yahman mengaku sudah berusaha mendamaikan kedua pihak. Namun baik Asih maupun Sumar sama-sama tidak mau berdamai. Tanah tempat rumah ini berdiri memang milik Asih. Namun menurut Yahman, rumah ini dibangun bersama.

“Sudah saya kasih pilihan, apa tidak lebih baik untuk anak? Tapi ternyata sepakat untuk dibongkar,” tambah Yahman.

Karena tidak ada titik temu, Sumar dan Asih memilih membongkar rumah hingga rata dengan tanah. Bahkan seluruh material habis total diangkut dari lokasi.

Masih menurut Yahman, Sumar tidak rela jika kelak rumah ini ditempati oleh Asih dan suami barunya kelak. Sebab sebelumnya kasus serupa pernah terjadi dengan kakak Asih.

“Dulu kakaknya cerai, terus menempati rumah dengan suami yang baru. Sumar tidak mau itu terjadi,” tutur Yahman.

Sementara itu, Jiah (60), orang tuanya Asih mengakui bahwa rumah tersebut dibangun atas biaya Asih dan menantunya Sumar.

“Saya tidak paham kenapa rumah itu dibongkar, kalau tanah yang ditempati itu memang tanah saya” tutur Jiah.

Menurut pengakuan Jiah, setelah rumah itu dibongkar, perabotan dan isi rumah sudah dibawa pergi. Saat pembongkaran terjadi, Jiah dan Suaminya memilih untuk mengungsi ke rumah salah seorang anaknya di Campur darat. [Net]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner