Tangani Pasien Corona, Seorang Dokter di Trenggalek Positif Tertular

Feature Image Tangani Pasien Corona, Seorang Dokter di Trenggalek Positif Tertular (Foto Antara)
Feature Image Tangani Pasien Corona, Seorang Dokter di Trenggalek Positif Tertular (Foto Antara)
Prime Banner

TRENGGALEK – Berat resiko yang harus ditanggung tenaga medis ditengah wabah COVID-19. Tak main-main, nyawa bisa menjadi taruhannya demi menyelamatkan nyawa pasien. Bahkan, sudah lebih dari 20 tenaga dokter di Indonesia sampai saat ini dilaporkan meninggal dunia karena positif terinfeksi virus corona, tertular pasien yang mereka rawat dan mereka selamatkan nyawanya.

Terkini, seorang dokter di Trenggalek, dikabarkan positif terinfeksi COVID-19. Dokter tersebut sehari-hari bekerja di RSUD dr Ishak Tulungagung menjadi bagian dari tim medis yang menangani pasien corona.

Musibah yang menimpa dokter tersebut menjadi kasus pertama positif corona di Kabupaten Trenggalek.

Dilansir dari Antara, Bupati Trenggalek, Nur Arifin meminta warga tetap mewaspadai penularan virus corona, menerapkan pola hidup sehat, mengikuti anjuran pemerintah untuk mencegah penularan virus corona, dan bergotong-royong menanggulangi wabah.

“Kami tidak ingin ada penolakan dalam bentuk apapun, bahkan stigma negatif bagi mereka yang terkonfirmasi positif maupun bagi mereka yang nanti dipulasarakan bagi yang mereka meninggal,” katanya.

Ia mengemukakan, pentingnya partisipasi warga dalam upaya menanggulangi wabah. “Dukungan ini penting supaya mereka yang bergerak di garda terdepan tetap bersemangat maupun mereka yang terkonfirmasi juga bersemangat dan cepat sembuh,” katanya.

Bupati Trenggalek juga meminta semua petugas pelayanan semua titik pemeriksaan serta anggota gugus tugas penanganan COVID-19 dari tingkat kabupaten hingga desa selalu siaga.

“Kesiagaan ini butuh tenaga yang luar biasa dan kecukupan dana yang tidak sedikit, maka kami memohon kepada saudara-saudara sekalian tundalah mudik Anda, sampaikan rindu dan penghormatan kepada keluarga melalui teknologi informasi,” ujarnya.

“Mari kita saling berempati dan tolong menolong dalam hal ini. Bila Anda tidak bisa membantu dana dan tenaga untuk masyarakat terdampak, cukup bantulah Indonesia ini dengan mengurangi kunjungan Anda dari satu kota ke kota lain, termasuk tidak melakukan mudik,” ia menambahkan.

Ia mengatakan bahwa warga Trenggalek yang terdampak wabah dan membutuhkan bantuan bisa menghubungi petugas pemerintah di nomor 082233343800. []

You may also like...