Untuk Memastikan Positif atau Negatif Corona di Madiun Harus Menunggu Seminggu

Prime Banner

MADIUN – Pasien suspect corona di Rumah Sakit Umum Provinsi dr Soedono Madiun terus bertambah. Sampai dengan berita ini diturunkan, rumah sakit tersebut telah merawat di ruang isolasi sebanyak 20 pasien.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Soedono Madiun dr. Sjaiful Anwar menyatakan, akan menambah bed pasien agar bisa menampung pasien lebih banyak lagi.

“Saat ini kami siap untuk 33 bed, dan rencananya satu minggu (ke depan) menyiapkan 35 sampai dengan 40 bed,” kata Sjaiful.

“sudah ada 20 pasien di ruang isolasi dan lima di antaranya sudah positif. Sehingga kami siapkan bed tambahan,” jelas Sjaiful.

 

Lima Warga Magetan Positif Corona Dirawat di Madiun, Warga Lakukan Disinfektasi Lingkungan Dengan Biaya Sendiri

 

Sebelumnya, Pemkab Madiun juga menyiapkan 100 ruang isolasi tambahan untuk PDP corona. Pemprov Jatim merekomendasikan rumah sakit perawatan untuk pasien corona di wilayah Madiun raya ada di RSUD Dolopo.

Sementara itu, terkait dengan kepastian positif atau negatif, seorang pasien suspect corona yang meninggal dunia pada Jumat (20/03/2020) kemarin, Ketua tim penanganan pasien Corona RSUD dr. Soedono, Bambang Subarno, mengatakan, spesimennya masih diuji di laboratorium Balitbangkes.

“Hasilnya masih seminggu (sejak spesimen dikirim),” ujar dia.

Dengan demikian, untuk mengetahui positif atau negatif terinfeksi corona di Madiun dan mungkin juga di beberapa daerah lainnya harus menunggu setidaknya satu minggu sejak spesimen dikirim ke Balitbangkes. []

You may also like...

Leave a Reply