Prime banner

MAKAU – Seorang perempuan migran berkulit sawo matang berinisial V yang disebut berusia 20 tahun harus berurusan dengan Polisi Makau lantaran saat digelar razia, V yang terjaring diketahui melanggar visa. Visa yang dimiliki V di Makau adalah Domestic Worker, namun saat tertangkap Polisi, V yang tidak disebutkan negara asalnya ini bekerja di sebuah sauna yang memberikan layanan plus.

Dikutip dari jornaldocidadao.com.mo, berdasarkan data imigrasi, V masuk ke Makau 15 bulan yang lalu. Sebulan setelah masuk Makau, V menandatangani kontrak kerja sebagai Foreign Domestic Worker dengan majikan seorang bermarga Yuen.

“Nemenin” Bule Di Bar Wan Chai, BJ Sampai Bisa Miliki Ratusan Ribu Dolar Di Rekeningnya

Penangkapan V yang bekerja tidak sesuai visanya membuat Polisi menelusuri perkara ini ke tempat tinggal Yuen. Saat diinterograsi, kepada Polisi, Yuen mengaku dibayar oleh V sebesar HKD. 8.000 untuk menandatangani kontrak kerja sebagai majikan V, dan bonus setiap bulan sebesar HKD 5.00.

Bukan hanya V dan Yuen, manajer Sauna tempat V bekerjapun juga terlibat dalam perkara ini pasalnya memperkerjakan orang asing dengan cara ilegal. Dengan demikian, baik V, Yuen, maupun manajer Sauna yang memperkerjakan V  ketiganya berhadapan dengan sangsi pidana.

Atas perbuatannya, V saat ini sedang menunggu proses hukum selanjutnya untuk mendapan penuntutan di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. [Asa/ jornaldocidadao.com.mo]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner