Volunteer Dompet Dhuafa Kunjungi Penjara

Prime Banner

HONG KONG – Minggu (12/5), Apakabar Plus  berkesempatan mengikuti volunteer Dompet Dhuafa mengunjungi rumah tahanan Tailam Centre for Women (Tuen Mun) dan Lo Wu Corretional Institution (Sheung Shui, New Territories). Kunjungan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan Dompet Dhuafa setiap bulan.

Pada kunjungan di Tailam, tim dapat menemui satu orang warga negara Indonesia (WNI). Sedangkan di Lo Wu, ada enam orang WNI yang berhasil ditemui. Dalam kunjungan tersebut, tim membawakan barang-barang untuk keperluan para tahanan seperti tisu, bedak tabur, shampoo, pulpen, pensil, buku surat, hand cream, pulsa, serta baterai.

”Ketika mengunjungi mereka, saya memberi semangat supaya mereka tidak putus asa. Walau jauh dari keluarga, tapi ada yang peduli,” ungkap Nur Aini, salah satu volunteer Dompet Dhuafa.

Dalam satu bulan, tahanan hanya boleh menerima dua kali kunjungan. Begitupun dalam tiap menerima barang dari luar, seperti kebutuhan pribadi, tiap napi hanya boleh menerima satu jenis barang. Tidak boleh lebih.

Perlu diketahui, tidaklah mudah mengunjungi tahanan di penjara Hong Kong. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum datang ke rumah tahanan (rutan). Pertama, kita harus mengirim surat ke tahanan yang ditujukan langsung ke napi. Surat disertai dengan nama asli serta nomor HKID yang akan mengunjungi, disertai dengan perangko balasan. Namun, yang paling utama, si pengunjung harus tahu nama lengkap serta nomor kode napi.

Ketika napi sudah menerima surat yang kita kirimkan dan setuju bertemu dengan kita, maka mereka akan membalas surat yang kita kirim dan menyertakan barang apa saja yang akan dibawa. Sebaliknya, jika surat yang kita kirim tidak mereka balas, sudah bisa dipastikan mereka tak mau kita jenguk. (hanna)

You may also like...