Whatsapp Kebobolan, Segera Update Aplikasi Whatsappmu Agar Tidak Ditembus Privasimu

Prime Banner

JAKARTA – Isu keamanan kembali hadir bagi pengguna WhatsApp di Android dan iPhone. Hacker kabarnya menyerang iPhone dan Android melalui layanan panggilan WhatsApp.

Padahal jika menelisik keamanan yang ada pada WhatsApp cukup baik. Seperti dilaporkan BGR, WhatsApp memiliki enkripsi end-to-end. Dengan teknologi keamanan ini, pengguna tidak perlu khawatir pesan mereka bisa dibaca oleh orang lain.

Akan tetapi, munculnya isu keamanan WhatsApp, sepertinya teknologi keamanan yang hadir di WhatsApp dipertanyakan.

Menurut sebuah laporan di Financial Times pada 14 Mei, spyware yang mengeksploitasi kerentanan adalah Pegasus, yang dibuat oleh perusahaan Israel NSO.

Malware dapat mengakses kamera dan mikrofon ponsel, membuka pesan, menangkap apa yang muncul di layar pengguna, dan mencatat penekanan tombol, membuat enkripsi menjadi tidak berguna.

Ini bekerja di semua sistem operasi, termasuk Apple iOS, Google Android, dan Microsoft versi Windows yang jarang digunakan.

Victor Chebyshev, Anti-malware Expert di Kaspersky Lab mengatakan, bahwa para pelaku kejahatan siber dapat mengeksekusi kode sembarang dalam aplikasi WhatsApp.

Informasi terbaru menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber memanfaatkan beberapa kerentanan, termasuk kerentanan zero-day untuk iOS, dan serangan tersebut adalah serangan multi-stage, dimana memungkinkan pelaku kejahatan siber mendapatkan pijakan pada perangkat dengan menginstal aplikasi spyware di atasnya.

Mengingat bahwa kerentanan ini tampaknya mengeksploitasi baik perangkat Android dan hal itu sangat berbahaya.

“Kami mengajak semua pengguna sesegera mungkin menginstalasi pembaruan yang baru di rilis pada perangkat lunak untuk memblokir kerentanan yang dieksploitasi oleh malware.” Kata Victor Chebyshev, dalam keterangan resminya.

Dikutip dari CNBC, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengimbau pengguna WhatsApp untuk melakukan pengkinian (update) ke versi terbaru. Hal ini merupakan respons soal adanya spyware Israel yang menyusup lewat WhatsApp Calls.

Dalam pengumuman resminya, BSSN menghimbau pengguna ponsel dengan sistem operasi Android yang menggunakan WhatsApp versi v2.19.134 dan WhatsApp Business versi v.2.19.44 untuk meng-update aplikasi ke versi terbaru.

Pengguna ponsel iPhone yang menggunakan WhatsApp versi v21.19.51 dan WhatsApp Business versi V.2.19.51 untuk melakukan pemutahiran aplikasi ke versi terbaru.

BSSN mengatakan pada 13 Mai 2019, Facebook telah menerbitkan himbauan mengenai celah keamanan Remote Code Execution (RCE) CVE-2019-3568 pada aplikasi WhatsApp.

“Celah keamanan ini memungkinkan penyerang untuk mengeksploitasi fungsi panggilan telepon pada WhatsApp untuk menghubungi celah target dan kemudian melakukan instalasi malware secara remote,” ujar BSSN, Kamis (15/05/2019).

“Selalu lakukan pemutahiran terhadap aplikasi-aplikasi lain juga, karena pada umum pemutahiran memuat perbaikan terhadap isu keamanan yang sangat penting untuk mencegah eksploitasi celah keamanan pada aplikasi yang kita gunakan,” pesan BSSN.[]

You may also like...