December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Alami Kecelakaan, BMI asal Cirebon Jarinya Putus

2 min read
-

CIREBON – “Bulan Agustus saya mendapatkan kabar dari facebook temannya Hasan yang mengapload Hasan yang mengalami kecelakaan kerja, karena cemas saya pastikan dengan menghubungi Hasan via telepon, ternyata benar sedang sakit,” Tutur Turina sambil meneteskan air mata, Jumat (20/10).

Turnia (56) merupakan ibu dari Hasan Basri (22 tahun) BMI asal RT12/01 Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon yang sejak tahun 2016, namanya tercatat sebagaii salah satu BMI Taiwan. Hasan bekerja di sebuah kapal pencari ikan berbendera Taiwan.

Saat kecelakaan terjadi, Hasan sedang melaut diatas kapal temppatnya bekerja yaitu kapal  Kapal Zhangs Yuan Hui menjadi salah satu ABK. Kapal tersebut sedang berlayar di wilayah perairan Republik Gabon untuk mencari ikan.

Dirilis dari Radar Cirebon, Dikatakan Turina, anaknya yang bekerja di sebuah kapal besar mencari ikan dikabarkan mengalami kecelakaan kerja di Gabon sebanyak dua kali.

Namun, selama dua kali kecelakaan, meskipun mengalami luka yang cukup parah tetapi dia tidak menerima perawatan yang layak dari perusahaan.

Diceritakan Turina, anaknya melamar di PT. Puncak Jaya Samudra pada November 2016 lalu yang beralamat di Pemalang dalam bidang pelayaran untuk berangkat ke Taiwan.

Dalam perjalanannya, lanjutnya, ternyata kapal yang ditumpangi oleh Hasan Basri berlayar dan menetapkan di Afrika Barat untuk mencari ikan.

Turina mengatakan, Hasan Basri mengalami kecelakaan pada saat kerja yang menyebabkan jari jempol putus karena tambang. “Kejadian pasti kurang paham, tapi kecelakaan itu sampai jari jempolnya putus,” katanya

Setelah mengalami kecelakaan itu, lanjut Turina, anaknya tidak mendapatkan perawatan yang layak. Bahkan, Hasan Basri hanya dikasih makan saja.

“Disana dibiarkan saja mas, hanya dikasih makan saja. Jadi saya pengennya anak saya pulang saja, kasihan di sana, sudah sakit tapi tidak ada yang mengurus,” keluhnya.

Setelah mengalami kecelakaan itu, nasib sial dialami oleh Hasan Basri. Hasan Basri terjatuh saat menghindari kejaran anjing.

“Kejadian dua minggu lalu, saat Hasan hendak ke WC namun di perjalanan dikejar anjing, kemudian jatuh. Untungnya ada security yang menyelamatkan, tapi Hasan mengalami luka yang cukup parah memar di tubuh karena jatuh,” katanya.

Keluarga Hasan Basri hingga saat ini berharap kepada pihak terkait untuk membantu Hasan agar bisa pulang ke kampung halaman. [Asa/CECEP – Radar Cirebon]

Advertisement
Advertisement