November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Berkat Kesigapan Seorang PMI, Nyawa Dua Orang Terselamatkan

2 min read
-

Tsuen Wan – Insiden yang hampir saja merenggut nyawa dua orang, baru saja terjadi di sebuah apartemen di Blok 5 di Belvedere Garden Phase 2 Tsuen Wan,  New Territories Hong Kong pada Senin kemarin (17/07). Sebuah unit dehumidifier (alat pengering pakaian) terbakar saat sedang digunakan.

Seperti diikutip dari Sing Pao Daily, kronologi dari peristiwa tersebut, saat tengah hari, seorang PMI memfungsikan alat pengering pakaian tersebut. Kemudian, PMI yang tidak disebutkan jati dirinya itu pergi meninggalkan rumah majikannya unuk membeli obat. Saat dia pergi meninggalkan rumah, didalamnya ada seorang nenek berusia 70 tahun dan balita berusia 2 tahun yang sedang tertidur di dalam kamar.

Beberapa saat setelah PMI tersebut pergi meninggalkan rumah, tiba-tiba alat pengering pakaian yang sedang digunakan terbakar. Lama kelamaan, dampaak dari terbakarnya alat tersebut, membuat nenek dan balita lemas akibat kekurangan oksigen.

Setengah jam kemudian, begitu PMI tersebut kembali ke rumah, dia mendapati, pengering pakaian mengalami kebakaran. Nenek dan balita yang dalam asuhannya lemas akibat kekurangan oksigen. Reaksi cepat yang dilakukan PMI tersebut adalah dengan mengevakuasi keduanya ke tempat yang teraliri udara bebas, sehingga keduanya perlahan bisa terbebas dari sesak nafas dan selamat dari ancaman terbakar.

Sumber kebakaran, kemudian dia padamkan dengan siraman air setelah aliran listrik dia padamkan melalui sambungan sekring.

Dilansir dari Apple Daily, petugas pemadam kebakaran yang datang ke TKPP menyatakan, kebakaran tersebut bukan disebabkan oleh human error kelalaian PMI. Dengan pernyataan pasti, petugas pemadam kebakaran menyatakan, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di dalam unit alat pengering.

Menurut petugas pemadam kebakaran, kejadian ini merupakan kejadian kebakaran yang keempat dalam seminggu terakhir, yang disebabkan oleh alat pengering pakaian. Petugas pemadam kebakaran, membenarkan apa yang telah dilakukan oleh PMI tersebut dalam menghadapi situasi kebakaran diruangan tertutup.

Laki-laki pemilik rumah, sekaligus majikan dari PMI tersebut mengaku salut dengan kesigapan pembantunya dalam menghadapi situasi darurat. Andai PMI tersebut terlambat, atau salah mengambil langkah, laki-laki tersebut tidak bisa membayangkan keselamatan ibu dan anaknya. Dia mengaku, alat pengering pakaian yang menjadi biang kebakaran tersebut dibeli pada empat tahun yang lalu seharga HKD$ 4.000. [Asa/SPD/ AD]

Advertisement
Advertisement