November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

BMI Sekarat Yang Diancam Akan Dijual Ginjalnya, Akhirnya Meninggal Dunia

1 min read
-

MEDAN-Muhammad Gunawan alias Wawan (21) Buruh Migran Indonesia (BMI)  asal Jalan Melati, Sari Rejo, Medan Polonia, Sumatra Utara yang sekarat di Malaysia karena tak punya duit untuk biaya berobat akhirnya meninggal dunia. Wawan menyerah melawan penyakit paru-paru yang diidapnya. Sebelumnya diberitakan, Rumah Sakit yang merawat Wawan mengancam akan menjual ginjalnya untuk menebus biaya yang tidak sanggup dia bayar.

Kabar ini disampaikan oleh Anton, seorang warga Medan yang bekerja di Kualalumpur, Malaysia, Jumat (27/10/2017) pagi.

“Wawan meninggal jam 3 pagi tadi,” kata Anton mengabarkan.

Kabar meninggalnya Wawan telah disampaikan Anton ke keluarga Wawan di Medan. Keluarga pun sangat berharap jenazah Wawan bisa dipulangkan ke Medan. Lantunan ayat suci Alquran mulai dilantunkan di rumah duka di Jalan Melati, Sari Rejo Polonia Medan.

Tak Mampu Bayar Perawatan, Rumah Sakit Ancam Akan Jual Ginjal BMI Ini

Sebelum ini, semasih Wawan sekarat di Kajang Hospital Selangor, KBRI di Malaysia menyatakan akan membantu pemulangan Wawan ke tanah air. KBRI akan menanggung biaya penerbangan serta denda imigrasi. Namun, sekarang Wawan telah tiada. Lain lagi prosedur dan biaya pemulangan jenazahnya.

“Ini masih akan kita konsultasikan lagi ke kedutaan,” timpal Anton.

Wawan adalah anak sulung dari Maimunah. Ia berangkat ke Malaysia pada 2014 lalu dan mencari pekerjaan di negeri orang. Terakhir kali, ia bekerja di toko perabot. Namun setelah menderita sakit, Wawan dipecat oleh tokenya.

Lambat laun, sakit yang diderita Wawan semakin parah. Ia diketahui diantarkan seseorang ke rumah sakit. Beberapa hari dirawat, ia akhirnya meninggal dunia. Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Selamat jalan Wawan. [Asa/Wen]

Advertisement
Advertisement