November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Bunuh Sesama BMI, 2 BMI Madura Jadi Buronan Polisi

1 min read
-

SENTUL – Cinta segitiga, itulah dugaan penyebab tragedi berdarah yang melibatkan 3 putra Madura di perantauan. Keetiganya sama-sama berstatus sebagai BMI Malaysia, ketiganya tinggal di sebuah barak yang berhimpitan bersama komunitas BMI asal Madura lainnya.

Adalah Horiri, BMI asal Madura yang tewas dengan luka tusuk pada Rabu (04/10) lalu. Horiri Tewas lantaran dibunuh oleh Kaswani (30) suami Yamyat (30), pasangaan suami istri yang tinggal di sebelah baraknya di kawasan Sky Awani Kondominium, Kampung Batu Muda, Jinjang Malaysia.

Horiri baru dua bulan tinggal ditempat tersebut. Horiri tinggal menumpang di kontrakan kakaknya. Selama 2 bulan tinggal di tempat tersebut, diduga kuat, Horiri menjalin hubungan asmara dengan Yumyat. Hal inilah yang membakar api cemburu Kasnawi, hingga tragedi berdarah tak bisa dihindari.

Di jasad Horiri, ditemukan luka tikaman dada kiri yang mengenai jantung, dada kanan tembus sampai paru-paru, leher bagian belakang, dan leher bagian depan hingga memutus kerongkongan.

Kepala Polisi Daerah Sentul, Daerah Sentul Asisten Komisioner R Munusamy menyatakan, kedua pelaku berstatus buronan. Didepan awak media, Munusamy menyampaikan keyakinannya, bahwa kedua tersangka masih bersembunyi di dalam wilayah Malaysia.

“Kepada khalayak masyarakat, apabila mengetahui posisi dimana tersangka bersembunyi, harap menghubungi penyidik, Asisten Superintendan Polis Farokh Faisal Ahmad, di nomer telepon 017-7762991.” Terangnya. [Asa/Ilham]

 

Advertisement
Advertisement