November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dwi, BMI Makau Di Bekuk Di Bandara Saat Akan Terbang

1 min read
-

MAKAU – BMI Makau yang diketahui bernama Dwi, diringkus Polisi Makau di Bandara Internasional Makau saat dirinya hendak terbang ke Indonesia. Polisi yang meringkus Dwi mendapat laporan dari Imigrasi Makau yang sejak bulan Juli kemarin telah menandai Identitas Dwi atas sebuah kejahatan.

Dilansir dari Makau Daily, saat diringkus Polisi, di dalam tas Dwi, Polisi menemukan beberapa kwitansi penggadaian perhiasan. Kwitansi inilah yang kemudian menjadi barang bukti atas laporan kehilangan perhiasan senilai HK$ 69,590 yang hilang dari rumah majikan Dwi. Sebelum majikan mengetahui perhiasannya Hilang, Dwi sudah tidak ditemukan lagi di rumah majikannya. Barrang-barangnya telah dikemasi, Dwi pergi tanpa permisi.

Majikan Dwi langsung membuat laporan Polisi. Meyakini Dwi masih berada di wilayah Makau, Polisi berinisiatif untuk menandai identitas keimigrasian nya jika sewaktu-waktu meninggalkan Makau, maka, Dwi akan ketahuan.

Dan benar saja, setelah berstatus buron selama 3 bulan, Senin (16/10) kemarin, Dwi tertangkap di Bandara Internasional Makau saat akan terbang ke Indonesia.

Dalam pengakuannya didepan Polisi, Dwi mengakui telah menggadaikan perhiasan majikannya. Uang yang didapat dari hasil menggadaikan sebanyak HKD 11.000. Uang tersebut telah habis dia konsumsi dan sisanya dia gunakan untuk membeli tiket pesawat ke Indonesia.

Saat berita ini diturunkan, Dwi sedang menjalani penahanan di Kepolisian Makau untuk menunggu ke tahap penuntutan di pengadilan. [Asa/MD]

Advertisement
Advertisement