May 9, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Faruq (MTB) : Pengacara Gadungan Peloroti PMI Hong Kong dan Taiwan

3 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

Tentu pembaca masih ingat insiden “Ayah Nakal” yang sempat menghebohkan PMI Hong Kong setahun silam. Kejadian bermodus hampir sama, kembali terulang lagi. Berawal dari postingan pemilik akun facebook atas nama Alea Alea di sebuah group, secara viral modus penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang disebut bernama Mochamad Faruq Fajar tersebar.

Dalam postingan tersebut, Alea membeberkan apa yang selama ini telah dilakukan Faruq di Hong Kong dan Taiwan terhadap PMI. Dengan kedok sebagai pemilik organisasi MTB ( Mengatasi TKI Bermasalah), Faruq memperdaya korban-korbannya.

alea-alea-status

Belum diketahui pasti berapa banyak PMI yang menjadi korban kejahatan Faruq. Data sementara yang didapat Apakabaronline, di Hong Kong ada 9 korban yang memberitahu Apakabar dengan total kerugian dari kesembilan PMI tersebut sebesar HKD 375.000, IDR 150 juta, dan SG $ 1.000. Atau jika dirupiahkan seluruhnya setara dengan RP. 796 juta.

Apakabar berhasil mewawancarai salah satu Korban yang berinisial Y. Kepada Apakabar, Y menuturkan ihwal dirinya menjadi korban kejahatan Faruq dari perkenalannya di sosial media. Y mengetahui akun milik Faruq di sosial media sebagai seorang pengacara yang membina sebuah organisasi bernama MTB ( Mengatasi TKI Bermasalah) setahun silam. Tidak lama berselang, perkenalan Y dengan Faruq berujung pada ajakan untuk bergabung. Dengan upaya penawaran yang sangat memikat, Faruq memberitahu Y, untuk bergabung di MTB harus berinvestasi. Bagi yang telah berinvestasi, nantinya selain akan mendapat pembagian hasil sebesar 20% setiap bulan, juga akan mendapat fasilitas bantuan hukum gratis jika bermasalah dengan hukum.

Setelah Y menyetorkan uang sebesar HKD 37.000 ke rekening atas nama Moch Faruq Fajar, kejanggalan mulai kelihatan. Pembagian provit tidak terpenuhi, justru persoalan baru harus dihadapi Y, sebab uang yang disetorkan Y didapat dari hasil meminjam di sebuah finance di Hong Kong.

Meruncingnya permasalahan, membuat Y bersama beberapa PMI yang sama-sama menjadi korban berkoordinasi untuk menjebak Faruq. Dan upaya mereka berhasil.  Pada awal tahun 2016, Faruq berhasil dijebak Y dan kawan-kawannya untuk dibawa ke KJRI Hong Kong.

“Waktu itu saya ditemui pak Danur, konsul kepolisian. Sekaligus membuat perjanjian untuk membayar hutangnya dengan disaksikan pak Danur di ruangan kerjanya gedung KJRI lantai 18 Causeway bay” tutur Y.

Namun perjanjian itu tinggal perjanjian, Faruq kembali menghilang sampai pada suatu hari tepatnya di bulan Maret 2016, terdengar kabar, Faruq ditangkap Imigrasi Hong Kong ;;antaran membawa masuk 45 ribu bungkus rokok dari Indonesia. Faruq sempat dipenjara atas perbuatannya selama satu bulan di Hong Kong.

Selain kerugian materi, Y juga menuturkan, di Hong Kong, Faruq juga mencabuli beberapa PMI yang menjadi korbannya. Bahkan, saat ini YL salah seorang korban pencabulannya sampai hamil dan melahirkan. Korban saat ini telah berada di kampung halamannya di Indonesia.

Dari rekaaman suara yang dikirim Y kepada Apakabar, sebagai bentuk pertahanannya agar tidak dituntut atau dikejar para korbannya, Faruq menyandera para korban dengan ancaman akan menyebarkan foto-foto ketelanjangan mereka. Beberapa foto keintiman Faruq dengan korban sudah tersebar.

Y memperkirakan, masih ada puluhan korban lainnya yang belum berani muncul ke permukaan. Melalui Apakabaronline, Y berharap kepada seluruh korban-korban Faruq untuk menuntut ganti rugi bersama-sama, dan bagi yang belum menjadi korban Faruq, tulisan ini diharapkan menjadi peringatan agar jangan sampai jatuh korban selanjutnya.

Dari informasi yang berhasil didapat Apakabaronline.com, Faruq bergentayangan di tengah-tengah PMI sudah sejak tahun 2012. Saksi S yang mengetahui rekam jejaknya, menyatakan entah sudah berapa banyak PMI yang diperdaya uangnya, entah sudah berapa banyak PMI yang dicabulinya, dan entah sudah berapa banyak koleksi foto bugil yang selalu dijadikan senjata manakala korbannya menagih janji Faruq.

Disamping mengancam dengan akan mengunggah foto bugil korban, Faruq seringkali juga mengancam korban melalui cara menakut-nakuti korban dengan mengatakan bahwa Faruq saudaranya pengacara terkenal.

Tunggu update kami selanjutnya. [AA Syifa’i SA]

Artikel Terkait : 

Faruq (MTB) : “Papi Nakal”

Advertisement
Advertisement