May 15, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Gedung Baru, Semangat Belajar Anak-Anak PMI Di Kinabalu Menggebu

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

KINABALU – Para pelajar anak PMI yang bersekolah di Community Learning Center (CLC) Penampang, Kota Kinabalu kini lebih bahagia. Sebab, kini mereka bisa lebih nyaman setelah mendapatkan lokasi belajar baru dengan gedung baru yang lebih memadai.

Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu Akhmad DH. Irfan meresmikan selesainya pembangunan fasilitas belajar CLC Cerdas di Penampang, Kota Kinabalu. Bangunan terdiri dari 8 ruangan berbahan alumunium tersebut merupakan bantuan dari perusahaan patungan BUMN Indonesia dengan BUMN Malaysia, Rekaya Industri (Rekind) Sdn Bhd.

Amanda Natalia, siswa kelas 6 CLC cerdas dengan wajah senang menyatakan sangat gembira dengan lokasi yang baru berbanding tempat lama karena lebih bebas bermain. Menurut dia, tempat lokal sekolah CLC yang lama sering dimarahin oleh manajemen pemilik gedung karena dianggap berisik dan mengganggu mereka. Selain itu di lokasi baru lebih tenang belajar karena setiap ruangan diisi masing masing kelas. Tidak seperti di tempat lama kelasnya bergabung dengan siswa kelas 5.

Di Sabah terdapat sekitar 50 ribu anak-anak usia sekolah yang memerlukan pelayanan pendidikan dari Perwakilan RI. Untuk mereka saat ini telah dibangun 210 buah CLC dan sebuah sekolah Induk SIKK. Total seluruh murid yang telah dilayani berjumlah sekitar 24 ribu anak-anak.

Peresmian fasilitas pendidikan CLC ditandai dengan dilakukannya serah terima fasilitas pendidikan tersebut oleh Manajer Konstruksi Rekind, Welly Abizar ST kepada Konsul Jenderal RI dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima. Konjen Irfan mengapresiasi atas bantuan dan peran serta Rekind dan perusahaan konstruksi NHY dalam menyediakan fasilitas belajar untuk anak-anak Indonesia di CLC Cerdas, Penampang.

“Bantuan tersebut sangat bermanfaat dan menunjang upaya Perwakilan RI dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak buruh migran Indonesia di Sabah,” ujar Irfan pada Kamis (26/1).

Pengelola CLC Cerdas Yohanis Solo mengatakan selama ini, CLC Cerdas menempati bagian ruangan gereja Sacred Heart di Kota Kinabalu sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. Dia berterimakasih kepada semua pihak yang telah menaruh perhatian dan bantuan bagi pendidikan anak-anak Indonesia di CLC Cerdas. CLC Cerdas didirikan pada tahun 2010 dan saat ini mempunyai siswa tingkat SD sebanyak 320 orang. Guru sukarelawan sebanyak 6 orang dan 1 orang guru bantuan dari Kemendikbud.

“Atas perhatian Perwakilan RI, bantuan Rekind serta NHY akhirnya CLC Cerdas memiliki ruang belajar sendiri setelah 7 tahun ndompleng di premis milik pihak lain,” ujar Yohanis Solo.

Sementara itu, Welly Abizar dari Rekind dan Sholy dari NHY menyatakan bahwa bantuan fasilitas belajar kepada CLC Cerdas merupakan wujud dari kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility), khususnya terhadap pendidikan anak-anak PMI di Sabah.[Asa/ROL]

Advertisement
Advertisement