September 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Khawatir Koper Anda Dijarah Maling ? Ikuti 8 Tips Berikut Ini

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

Koper merupakan salah satu benda penting yang selalu dibawa dan digunakan saat bepergian, terutama saat berperjalanan jauh dengan menggunakan pesawat. Kasus pembobolan atau pencurian isi koper milik penumpang pesawat seringkali terjadi. Berulangkali media masa memberitakan insiden pencurian koper maupun isi koper baik yang dilakukan oleh porter maupun pihak lain diluar sistem otoritas pelayanan sebuah bandara.

 

Jika kita jeli dan teliti, resiko pembobolan isi koper sebenarnya bisa diminimalkan. Bagaimana caranya ? Apakabar menghimpun tips jitu baik dari penuturan pengalaman pembaca maupun penuturan sumber lain. Berikut 8 tips tersebut :

 

Usahakan membawa koper yang bisa dibawa masuk ke kabin penumpang

Koper yang bisa dibawa masuk ke kabiiin penumpang tentu koper yang ukurannya kecil dengan atau yang beratnya kira-kira kurang dari 10 kg. Koper bisa dibawa masuk ke kabin jika bisa memenuhi persyaratan tertentu.

[ baca : kriteria barang yang boleh dibawa masuk kabin penumpang pesawat ]

 

Gunakan Pengunci  Gembok dan Atau Sabuk

Jenis gembok yang paling aman adalaah gembok yang berstandar  TSA (Transportation Security Administration). Untuk koper yang berbahan hard case, gunakan sabuk pengikat yang juga berstandar TSA.

 

Gunakan Koper yang Berkualitas Bagus dan Mencolok

Kualitas Koper mempengaruhi ketahanan fisik koper dari upaya perusakan. Koper yang berkualitas bagus ada yang menggunakan bahan hard case dan balistic nylon. Sedangkan koper yang mencolok baik dari warna maupun model, membuat orang cenderung tidak tertarik untuk menjamah. Hal ini berbeda dengan koper yang biasa-biasa saja dan pasaran. Dengan asumsi koper yang demikian mudah tertukar, maling cenderung merasa aman saat mengobok-obok koper yang pasaran.

 

Jangan menaruh barang berharga di koper

Terutama pada koper yang dibagasikan (tidak dibawa masuk ke kabin penumpang), hindari membawa barang-barang berharga di dalamnya. Meskipun koper dalam keadaan tertutup dan terkunci, serta tidak terlihat kasat mata dari luar, namun mesin Xray bandara bisa mengetahui dengan detail apa saja isi didalam sebuah koper milik penumpang.

 

Pilih Koper yang tanpa Resleting

Koper yang menggunakan penutup resleting memiliki kelemahan. Dengan memasukkan sebuah alat kecil kedalam resleting, maling akan dengan mudah membuka isi koper kita. Kemudian setelah berhasil menguras isi koper, dalam waktu singkat, resleting akan mudah dikembalikan seperti kondisi semula. Kasat mata, cara ini relatif tidak meninggalkan bekas mencolok.

 

Amankan Koper dengan lilitan plastik wrap

Cara ini sangat efektif untuk menjaga keamanan koper kita. Sebab, selain melindungi koper dari benturan dan gesekan benda lain yang bisa mengakibatkan kerusakan atau meninggalkan bekas lecet dan retak, lilitan plastik wrap juga bisa mencegah maling untuk menjamahnya. Jika koper yang dililiti plastik wrap di bobol, pasti akan meninggalkan bekas yang mencolok. Otomatis akan dengan mudah kita segera mengetahuinya.

 

Gunakan Travel Insurance

Banyak orang yang enggan menggunakan cara ini. Entah dengan alasan pemborosan, hingga beranggapan tidak berguna, travel insurance dilewatkan begitu saja. Padahal, travel insurance memiliki banyak manfaat. Travel insurance bukan saja menanggung kerugian akibat kecelakaan pesawat saja, melainkan seluruh unsur kerugian finansial yang terkait dengan penerbangan seperti pencuriian barang bawaan, delay, bahkan sakit di perjalanan.

 

Segera Melapor Pada Petugas

Jika anda mendapati kehilangan barang atau kerusakan pada koper kita, segeralah melaporkan ke petugas terdekat di bandara. Petugas bisa melacaknya dengan melihat rekaman CCTV. [Asa]

Advertisement
Advertisement