May 18, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Malang Selatan Jadi Lumbung PMI Di Bumi Arema

2 min read

Malang – Iming-iming gaji besar, membuat sebagian masyarakat Indonesia memilih bekerja di luar negeri ketimbang bekerja di dalam negeri. Di Kabupaten Malang angka pengiriman tenaga kerja ke luar negeri terbilang masih sangat tinggi.

Tercatat, pada tahun lalu sebanyak 1.146 orang yang didominasi dari sembilan kecamatan dari 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang bekerja keluar negeri sebagai pekerja Migraan Indonesia (PMI). Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo mengatakan pihaknya akan terus menggandeng semua elemen masyarakat agar bisa lebih menekan angka pengiriman tenaga kerja ke luar negeri melalui edukasi tentang untung rugi bekerja ke luar negeri.

“Rata-rata yang berangkat itu tergiur iming-iming gaji yang besar,” ujar Yoyok, Minggu (28/5).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perlindungan TKI Disnaker Kabupaten Malang, Achmad Djunaidi menjelaskan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, diakui mengurangi beban pengangguran. Namun, sisi buruknya masih banyak calon tenaga kerja yang berangkat dengan cara unprosedural atau tidak melalui agen penyalur tenaga kerja yang resmi.

“Umumnya, di wilayah itu faktor ekonomi dan keterbatasan kemampuan usaha dari warga menjadi faktor utama sehingga menjadi TKI sebagai pilihan untuk memperbaiki kondisi perekonomian mereka,” kata Djunaedi.

Disnaker Kabupaten Malang sendiri, ungkap Djunaidi, terus berupaya untuk menekan laju jumlah warga menjadi TKI ke luar negeri dengan mengembangkan program kerja pelatihan-pelatihan dan keterampilan bagi warga serta juga akan tetap memberi porsi terhadap peningkatan kapasitas usaha masyarakat di wilayah-wilayah tersebut.

“Disamping pelatihan, kami juga memberikan alat-alat keterampilan bagi warga agar ada tindaklanjut dari hasil pelatihan,” tutur Djunaedi.

9 Kecamataan yang dimaksud memiliki urutan tertinggi mengirimkan warganya sebagai pekerja migran adalah kecamatan Sumber Manjing Wetan (Sumawe) yang berada pada urutan tertinggi, disusul kemudian kecamatan Kalipare, Gedangan, Bantur, Donomulyo, Gondanglegi, Tirtoyudo, Pagelaran, dan di uurutan terakhir adalah kecamatan Pagak. [Asa/DY/DF]

Advertisement
Advertisement