May 15, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pemerintah Gelar Sidang Isbat; Putuskan 1 Syawal 1437 H

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

Pemerintah RI melalui Kementrian Agama menggelar sidang Isbat untuk menentukan 1 Syawal 1437 H di Jakarta Petang tadi (04/07). Dalam sidang yang dihadiri dari berbagai unsur yang antara lain BMKG, Ahli Ilmu Falaq, MUI, DPR RI, LAPAN dan Ormas Islam, diputuskan bahwa 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu 6 Juli 2016, yang tertuang dalam dokumen negara melalui KMA (Keputusan Menteri Agama) Nomor 343 Tahun 2016 tentang Penetapan Tanggal 1 Syawal 1437 H/2016 M.

Keputusan ini diambil berdasarkan metode rukyat dan hisab.  Dari hasil rukyat yang dilakukan di 90 titik di wilayah NKRI, tidak satupun yang menyatakan telah melihat posisi hilal diatas matahari. Seluruhnya menyatakan posisi hilal masih dibawah matahari. Hal ini menjadi dasar untuk menggenapkan puasa menjadi 30 hari.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang pada 1 April kemarin telah mengeluarkan edaran perihal penetapan 1 Syawal 1437 H berdasarkan hasil hisab jatuh pada 6 Juli 2016 pun hari ini (04/07) juga melakukan rukyat di  Yogyakarta. Berdasarkan informasi yang diperoleh Apakabaronline  dari PP Muhammadiyah,  sampai dengan sore tadi (04/07) tinggi bulan apda saat terbenam matahari di Yogyakarta (0= -0,7° 48’ dan n\=110° 21’ BT) =-0,1 19’ 13’’ (Hilal Belum wujud) dan diseluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulan berada dibawah ufuk. [Asa]

Advertisement
Advertisement