September 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Takut Kehilangan Pekerjaan, PMI Singapura Memilih Pasrah

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

Media nasional harian bangsa Singapura menyebut bahwa Pekerja Migran Indonesia di Singapura yang bekerja sebagai domestik helper rela pasrah dan bertahan dengan penderitaan mereka di tempat kerjanya supaya tidak kehilangan pekerjaan. Media ttersebut menganggap bahwa hal ini berbeda dengan pekerja dari Filipina yang cenderung lebih berani melawan jika ditindas.

Tahap kesabaran yang tinggi sehingga segalanya dianggap perkara biasa, rasa gentar berlebihan terhadap majikan dan kesulitan menyuarakan hak merupakan masalah utama pembantu rumah Indonesia yang membuatkan mereka dibelenggu tekanan emosi yang memakan diri” tulis harian bangsa di halaman webnya.

“Berbeza dengan pembantu rumah Filipina yang lebih tegas mempertahankan hak mereka atau segera mendapatkan bantuan apabila didera majikan, pembantu rumah Indonesia kebanyakannya lebih menyorok penderitaan yang dialami kerana khuatir kehilangan pekerjaan” lanjut harian tersebut.

Fakta tersebut didapat harian bangsa saat meliput kunjungan Miss Singapore Malay 2016 di Shelter HOME  Singapore. Humanitarian Organization for Migration Economics (HOME) merupakan NGO yang memiliki kepedulian membantu pekerja migran yang bermasalah di Singapura. Disamping menyediakan Shelter, bagi pekerja asing bermasalah HOME juga melengkapi unit kerjanya dengan jaringan dan struktur advokasi. [Asa]

Advertisement
Advertisement