May 18, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Terbungkus Karung beras, Bayi Cantik ini Dibuang Di Tempat Sampah

2 min read

JAKARTA – Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di tempat sampah milik warga di Jalan Warakas V, Gang 3, RT 10 RW 07, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/11). Bayi tak berdosa tersebut ditemukan dalam keadaan terbungkus karung beras oleh warga yang sedang membuang sampah.

Diberitakan oleh warta kota, peristiwa penemuan bayi malang tersebut bermula saat dua orang warga setempat bernama Siti Maisaroh (39) dan Erlyn Yolinda (39) hendak membuang sampah sekira pukul 08.00 WIB. Ketika itu mereka curiga menemukan bungkusan karung beras di tempat sampah.

“Begitu karung dibuka, ternyata ada bayi perempuan. Pada saat ditemukan, kondisi bayi masih segar karena ada bekas darah,” kata Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Jimmy Martin, Kamis (2/11).

Melihat temuan bayi yang usianya diperkirakan baru beberapa hari itu, spontan mereka langsung membawanya ke RS Santo Joseph Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk mendapat pertolongan. Namun karena minimnya peralatan di RS Santo Joseph, akhirnya bayi dengan berat sekitar 3 kg dan panjang 49 cm itu dirujuk ke RS Carolus, Salemba, Jakarta Pusat dengan pengawalan anggota Polsek Tanjung Priok.

“Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut mengalami infeksi pernafasan dan harus dirawat dalam inkubator. Namun sekarang kondisi bayinya sehat karena langsung mendapat perawatan dokter,” katanya.

Sementara itu mendapati adanya informasi bayi dibuang, anggota Polsek Tanjung Priok langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Hasilnya, tidak lama berselang petugas berhasil menangkap pelaku bernama Siti Rohana yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan bayi.

“Bayi tersebut dibuang karena hasil hubungan diluar nikah dengan kekasihnya yang saat ini bekerja di luar negeri,” ucapnya.

Siti Rohana merupakan pembantu rumah tangga yang bekerja tak jauh dari penemuan bayi.

“Ibu bayi sudah kami amankan sekarang masih dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Jimmy Martin, Kamis (2/11).

Dikatakan, dari pemeriksaan awal pelaku mengaku nekad membuang bayinya karena panik sang bayi merupakan hasil hubungan gelap di luar nikah dengan kekasihnya. “Pelaku ini hamil diluar nikah dari kekasihnya. Saat ini kekasihnya bekerja di luar negeri,” ujarnya. [Asa/Warta Kota]

Advertisement
Advertisement