November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tragedi Subuh Berdarah, Renggut Nyawa 7 BMI

2 min read
-

PENANG – Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan 2 buah bus karyawan dan sebuah Van di Kilometer 147 (KM147) Lebuhraya Utara Selatan Penang Malaysia memakan korban jiwa 8 orang meninggal dunia dan 20 luka luka. 7 diantara korban meninggal dunia adalah BMI yang bekerja di perusahaan elektronik di kawasan Pulau Penang.  Kedua bus tersebut merupakan bus karyawan PT Sony dan PT Plexus. Dalam insiden kecelakaan yang terjadi pada jam 06:20 pagi waktu Penang, kedua bus mengalami rusak berat.

Diberitakan oleh harian Bernama, Rafizah (22), salah seorang penumpang selamat menyatakan, saat kecelakaan terjadi, sebagian besar penumpang dalam kondisi tidur. Waktu kejadian, bis dalam perjalanan dari asrama tempat tinggal karyawan menuju ke pabrik  Sony di kawasan Perai.

Dalam Perjalanan Pulang, 2 BMI Tewas Terlindas Truk, 1 Korban Belum Diketahui Asalnya

Sebelum kecelakaan terjadi, Rafizah mengaku melihat asap yang keluar dari mesin. Beberapa orang berusaha memberitahu sopir, namun tidak dihiraukan. Bis itu terus melaju kencang. Namun saat kepulan asap semakin memenuhi ruangan bis, sopir menghentikan bis di ruas jalan yang dilewati. Saat akan memeriksa mesin, tiba-tiba, sebuah bus yang berjalan dengan kecepatan tinggi menabrak dari belakang bis yang membawa karyawan Sony.

Saking kerasnya benturan, banyak penumpang yang terlempar kedepan. Benturan yang mengakibatkan penumpang terlempar tersebut menjadi penyebab beberapa penumpang mengalami cidera parah hingga meninggal dunia.

Staf Konsuler KJRI Penang, Nikita, Saat dihubungi Apakabaronline.com membenarkan peristiwa tersebut. KJRI Penang begitu mendengar ada kejadian laka lantas yang memakan korban jiwa WNI, langsung menurunkan tim ke TKP untuk terlibat dalam penanganan.

“Satgas KJRI (penang) langsung turun menuru Rumah Sakit saat menerima berita kecelakaan pekerja pabrik pagi tadi. “ terang Nikita.

“Ada 7 WNI yang meninggal dunia, dan lebih dari 20 yang masih dirawat di Rumah Sakit. “ imbuhnya.

Nikita menambahkan, KJRI Penang sudah menghubungi keluarga ketujuh BMII yang menjadi korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan tersebut. Segera setelah jenazah bisa dikeluarkan dari Rumah Sakit, dengan berkoordinasi dengan perusahaan yang memperkerjakan mereka, KJRI akan memulangkan jenazahnya.

Di awal pemberitaan berbagai media masa baik lokal Malaysia maupun Indonesia, dari 7 korban men inggal baru 4 yang telah dikenali. Namun, per pukul 22 malam, KJRI Penang menyatakan 7 korban meninggal dunia telah dikenali semua.

Siapa saja mereka yang meninggal dunia ? KJRI Penang belum bisa memberikan informasi fix baik nama maupun alamat asal sebelum pihak kepolisian Penang memberikan rilis secara resmi.

Namun, berdasarkan pemberitaan media lokal Malaysia, 4 dari tujuh BMI yang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan tersebut adalah Resni Tumanggar, Yeni, Serlia dan Kris Prastiwi.

Apakabaronline.com sedang menunggu update data dari KJRI Penang perihal data korban baik meninggal dunia maupun korban luka. [Asa]

Advertisement
Advertisement