Prime banner

Membuka usaha baru dapat dilakukan di mana saja, tergantung kemauan dan kejelian dalam memanfaatkan peluang yang ada. Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda dalam memanfaatkan peluang. Ada yang belum memulai tetapi sudah membayangkan akan rugi. Dilain pihak, ada yang ingin mencoba dulu tanpa memikirkan untung atau rugi.

Bagaimanapun, memulai usaha yang baru memang tidak semudah ketika merancangnya. Sebab, pasti akan ada hambatan dan rintangan yang dapat menghalangi. Beberapa hal yang sering kali ditakutkan ketika membuka usaha baru adalah kecukupan modal, lokasi usaha, jenis usaha dan jumlah orang yang akan dipekerjakan nantinya.

Di samping beberapa hal tersebut, yang paling banyak dipertimbangkan ketika memulai usaha adalah kecukupan modal. Sebenarnya modal dapat diperoleh dari sumber mana saja, tentu dengan resiko yang beragam. Jika ingin membuka usaha dalam ukuran besar, maka harus mengajukan pinjaman ke perbankan. Apabila jumlahnya sedikit, maka dapat mengandalkan pinjaman dari keluarga.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bisakah membangun usaha jika tidak mengandalkan kedua jenis sumber pinjaman tersebut? Maka jawabannya adalah bisa asalkan anda memiliki tabungan minimal Rp 500.000. Jumlah ini tentu tidak terlalu besar. Anda bisa memulai usaha kecil-kecilan dengan jumlah modal tersebut.

Berikut ini  5 usaha yang dapat dilakukan dengan modal Rp 500.000 seperti dikutip dari cermati.

 

  1. Buka warung kopi

Hampir setiap orang suka minum kopi. Warung kopi kecil tidak membutuhkan modal lebih dari Rp 500.000 jika didirikan di pinggir jalan, atau bahkan di halaman rumah Anda sendiri. Konsepnya bisa berupa lesehan atau warung duduk yang menjual aneka macam snack dan minuman utama yang bikin melek, yaitu kopi.

Warkop Anda pasti akan diserbu oleh tetangga dan kenalan sebelum mereka pergi bekerja ataupun sekedar menghabiskan waktu sebelum beraktivitas. Ada banyak kebutuhan yang harus dibeli namun harganya tidak mahal. Spanduk yang bertuliskan nama warkop Anda, alat-alat dapur serta kompor untuk menghangatkan makanan. Perlu diketahui, resiko yang sering terjadi adalah makanan sisa yang tidak terjual.

 

  1. Berjualan pulsa elektronik

Jaman sekarang, siapa yang tidak punya handphone? Hampir setiap orang memiliki ponsel karena harganya yang semakin terjangkau, dan internet pun sudah masuk desa. Anda dapat mencoba usaha berjualan pulsa karena semua handphone membutuhkannya. Apalagi, saat ini deposit minimal yang dibutuhkan untuk berjualan pulsa cukup hanya seharga Rp. 300.000,-.

Yang Anda butuhkan hanyalah ponsel yang dapat mengirimkan pulsa elektronik tersebut ke ponsel pembeli. Handphone yang biasa pun dapat digunakan dan tidak perlu harus smartphone.

 

  1. Berjualan gorengan

Cemilan sejuta umat ini digemari oleh siapa saja. Sebagai peluang usaha sampingan, berjualan gorengan dapat dilakukan saat sore hari, sepulang kerja. Bahannya pun mudah didapat dan murah harganya. Mulai dari tahu hingga tempe goreng, peluang usaha ini tidak membutuhkan banyak modal untuk memulainya.

Modal yang paling besar untuk peluang usaha ini adalah membeli gerobak dan alat-alat penggorengan termasuk tabung gas dan wajan. Untuk bahan-bahannya sendiri cukup mudah didapat dan harganya pun cukup murah. Sebagai bonus, gorengan disukai anak-anak maupun orang tua, miskin maupun kaya! Jadi, pangsa pasar Anda sangat terbuka lebar bagi semua kalangan.

 

  1. Menerima pesanan kue

Anda suka membuat kue? Jadikan kegemaran Anda ini sebagai peluang bisnis. Banyak orang yang suka mencicipi makanan manis tapi malas untuk membuatnya sendiri. Pesanan kue tidak membutuhkan modal banyak karena biaya yang Anda harus keluarkan bergantung pada pesanannya. Anda pun tidak perlu membayar sewa tempat dan lain sebagainya.

Peluang usaha ini mengharuskan Anda membeli oven untuk memanggang roti. Namun ada banyak pilihan oven tradisional yang harganya di bawah 500 ribu. Selain itu, Anda dapat meminta pembayaran di muka untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan.

 

  1. Menjadi dropshipper

Saat ini, online shop semakin menjamur. Anda bisa membuka peluang di dunia maya dengan menjadi dropshipper. Dropshipper tidak mengharuskan anda memiliki stok barang di rumah, sistem dropshipper ini sangat menguntungkan Anda karena Anda akan memesankan order dari pembeli ke pihak ketiga. Dan pihak ketiga ini pula yang akan mengirimkan barangnya kepada pembeli Anda. Dropshipper meminimalkan resiko barang mati atau tidak laku, karena Anda tidak membutuhkan stok barang.

Ada banyak jenis bisnis yang bisa dilakukan dengan sistem dropshipper. Misalnya, baju, aksesoris, alat elektronik, dan lain sebagainya. Kesusahan menjadi dropshipper adalah, membuat konsumen percaya akan layanan Anda. Disaat penipuan yang semakin marak, sangat penting untuk menciptakan image yang positif serta menjalankan usaha dengan jujur agar pelanggan Anda pun bertambah. [Anggun PS]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner