December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

3 Pekerja Asing Perempuan, Dirampok dan Diperkosa Polisi Gadungan

2 min read
-

MONG KOK – Pria 25 tahun ditangkap oleh tim Kepolisian Mong Kong kemarin (04/10) malam setelah dilaporkan oleh 3 perempuan yang berusia 21 hingga 30 atas tuduhan pemerkosaan dan perampasan barang berharga.

Polisi yang menerima laporan pada beberapa hari sebelumnya langsung melakukan penyelidikan. Berbekal keterangan pelapor, mereka bertemu setelah sebelumnya mereka bergabung di sebuah group kencan aplikasi sosial media, polisi berhasil melacak jatidiri dan posisi pria terlapor tersebut.

Ngaku Polisi, Roy Sukses Telanjangi 2 PMI

Seperti yang diberitakan oleh Oriental group, Sekira jam 10 malam, setelah yakin dengan data pengintaian, di Ngau Tau Kok village, Polisi membawa tersangka ke sel tahanan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasusnya. Didepan penyidik, pria yang tidak disebutkan namanya tersebut mengaku berprofesi sebagai koki. Pria tersebut merupakan pekerja asing di Hong Kong, berkulit sawo matang.

Dalam keterangan yang di berikan polisi, senada dengan pengakuan korban, pria tersebut membawa korban yang dikenalnya di group sosial media ke sebuah hotel usai kopi darat. Di hotel tersebut, pria ini memaksa ketiga korbannya untuk melakukan hubungan seksual. Ada yang mengaku terpaksa, namun ada pula yang dengan dasar suka rela, suka sama suka. Tidak hanya itu, setelah melakukan hubungan seksual, pria ini juga memaksa korbannya untuuk menyerahkan benda-benda berharga yang dimilikinya. Perampasan benda berharga inilah yang membuat ketiga perempuan tersebut sadar, bahwa mereka sedang menjadi korban kejahatan.

Asik Ngamar Di Hotel, PMI Hong Kong Di Labrak Istri Pacarnya

Meski tidak disebutkan dengan detail, ketiga korban juga merupakan pekerja asing perempuan di Hong Kong. Pria ini beralasan, lebih mudah memperdaya pekerja peremppuan asing ketimbang perempuan lokal. Pelaku menyebut, perempuan asing yang menjadi korbannya bukan hanya 3 orang yang membuat laporan saja. Dia mengaku beberapa perempuan asing dari Indonesia dan Filipina menjadi telah menjadi korbannya.

Polisi menduga, masih banyak korban kejahatan yang dilakukan oleh pria ini. Karena itu, polisi menyarankan untuk melaporkan kasus yang dilakukan oleh pria ini maupun kasus dengan modus serupa oleh pelaku lainnya agar kejahatan terhadap perempuan bisa ditekan. [Asa/Oriental]

Advertisement
Advertisement