February 18, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

300 Calon PMI Mendapat Pelatihan Kemandirian Ekonomi

2 min read

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan OJK Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu bersinergi mendorong kemandirian keuangan Pekerja Migran Indonesia PMI melalui kegiatan sosialisasi literasi dan inklusi keuangan. Kegiatan tersebut digelar di Swiss – Belinn Hotel Indramayu pada Jumat, 6 Februari 2026 dan diikuti 300 peserta dari empat lembaga pelatihan kerja.

Peserta berasal dari LPK Itsuka Juu, LPK Hanaman Nihon, LPK Jirutsu, dan LPK Kaina. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah TPAKD Kabupaten Indramayu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan turut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta pimpinan lembaga jasa keuangan. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kolaborasi dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan PMI.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menekankan pentingnya kesiapan keuangan bagi calon PMI sebelum keberangkatan. Ia menyebut literasi dan akses keuangan menjadi bekal penting selain keterampilan kerja.

“PMI merupakan pahlawan devisa yang memiliki kontribusi besar sebagai penggerak ekonomi keluarga, daerah, dan nasional. Oleh karena itu, OJK mendorong agar PMI memiliki literasi dan akses keuangan memadai agar mampu mengelola penghasilan secara bijak dan terhindar dari berbagai risiko keuangan,” ujar Agus.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengapresiasi sinergi OJK dan TPAKD dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan PMI. Pemerintah daerah berkomitmen melindungi PMI sejak pra penempatan hingga purna penempatan.

“Melalui edukasi keuangan ini, kami berharap calon PMI dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangannya dan terhindar dari berbagai risiko keuangan yang tidak diinginkan,” ucap Lucky. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa risiko. Masyarakat diminta memeriksa legalitas produk dan lembaga jasa keuangan melalui kanal resmi OJK.

Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan edukasi pengelolaan keuangan, perencanaan keuangan, serta pengenalan produk jasa keuangan formal. Materi disampaikan oleh OJK Cirebon dan perwakilan perbankan untuk mendorong pemanfaatan layanan keuangan yang aman.

Melalui sosialisasi ini, OJK berharap PMI memiliki pemahaman komprehensif dalam merencanakan masa depan finansial. Sinergi lintas sektor diharapkan terus memperluas akses keuangan inklusif dan meningkatkan kesejahteraan PMI serta keluarganya. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply