December 3, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Agar Beradab, Begini Adab Bertamu yang Diajarkan Islam

2 min read
Prime Banner

ApakabarOnline.com – Sebagai manusia sosial kita memiliki teman untuk menlain silaturahmi. Apalagi di era media social, kita begitu mudah mendapatkan teman melalui media-media online, seperti melalui Facebook, Instagram, Tweeter, dan lain sebagainya.

Dalam berteman secara offline, seringkali kita mengunjungi rumah teman untuk keperluan banyak hal. Bertamu menjadi salah satu kegiatan yang seringkali kita lakukan dengan teman, kerabat, bahkan pasangan. Islam pu menganjurkan umatnya agar seringkali untuk melakukan silaturahmi dengan orang lain.

Ketika kita bertamu ke rumah teman, berarti kita menjadi seseorang yang dimuliakan oleh tuan rumah. Meskipun demikian, sebagai Tamu juga harus memahami Adab dan tatakrama menjadi seorang Tamu. Ada banyak Adab dan sopan santun yang harus dilakukan oleh seorang yang berrtamu, di antaranya sebagai berikut:

Pertama, memilih waktu yang tepat. Ketika hendak bertamu ke salah satu rumah teman, hendaknya memilih waktu yang tepat. Pastikan waktu tersebut bukan waktu untuk kerja, istirahat, shalat, maupun kegiatan pokok yang lainnya. Carilah waktu misalnya pagi sebelum waktu kerja, atau sore setalah orang selesai bekerja.

Kedua, meminta izin. Adab kedua ketika hendak bertamu harusnya meminta izin terlebih dahulu kepada tuan rumah. Jika memungkinkan, hendaknya memberikan kabar satu atau dua hari sebelum waktu kedatangan. Jika sudah di depan rumah, usahakan menvgetuk pintu tiga kali seraya mengucapkan sslam.

Ketiga, tidak mengintip ke dalam rumah. Ketika sedang menunggu tuan rumah keluar, hindari mengintip bagian dalam rumah. Jangan sampai mengintip ruang dalam milik tuan rumah. Sebab itu merupakan perbuatan yang tidak pantas dilakukansebagai Tamu.

Keempat, mengenalkan diri dan menyebutkan keperluannya. Hendaknya ketika kita belum mengenal dekat tuan rumah, seorang yang hendak bertamu mengenalkan diri dan tentu menyebutkan apa keperluan atas kedatangannya itu. Agar kemudian tuan rumah dapat memberikan jawaban atas keperluan Tamu.

Kelima, mendoakan kebaikan bagi tuan rumah. Berdoa untuk kebikan tuan rumah adalah hal yang jarang dilakukan seseorang ketika bertamu. Hendaknya, sebagai rasa senang dan terima kasih, seorang Tamu mendoakan hal-hal kebaikan bagi tuan rumahnya. Sehingga terjadi keharmonisan satu sama lain.

Dan keenam, mengucapkan salam ketika hendak pulang. Sopan santun ke lima bagi seorang yang bertamu adalah mengucapkan salam kepada tuan rumah. Itu akan memebrikan kesan baik bagi tuan rumah sehingga ia merasa segan atas kedatangan tamunya.[Lutfi]

 

Advertisement