September 18, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Akan Berakhir 4 Agustus, Aturan Pengetatan Kedatangan di Hong Kong Diperpanjang

2 min read
Chief Executive Hong Kong, Carrie Lam (Foto HK01)

Chief Executive Hong Kong, Carrie Lam (Foto HK01)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Situasi pandemi secara global di banyak negara kembali menunjukan geliat yang mengkhawatirkan. Angka kasus baru harian yang meningkat tajam, angka kematian yang turut mengalami kenaikan, hingga menyebarnya virus corona varian mutan yang dianggap memiliki daya tular dan daya serang yang lebih berbahaya membuat situasi global semakin memburuk.

Mengantisipasi hal tersebut, otoritas Hong Kong mengumumkan beberapa hal pada sore hari ini.

Chief Executive Hong Kong, Carrie Lam yang berbicara secara live menyampaikan, sedianya pengetatan pintu masuk dari luar ke dalam wilayah Hong Kong akan berakhir pada 4 Agustus nanti.

Namun mempertimbangkan situasi global yang belum kondusif, juga mempertimbangkan maksimalisasi target vaksinasi didalam wilayah Hong Kong yang dirasa masih belum sesuai keinginan hingga dianggap aman, Carrie Lam menyampaikan aturan wajib terkait perjalanan memasuki Hong Kong berupa menunjukkan keterangan negatif covid-19 berdasarkan tes PCR maksimal 72 jam sebelum memasuki pesawat serta kewajiban menjalani karantina sesuai dengan resiko negara asal perjalanan kembali akan dilanjutkan.

Pelaku perjalanan yang datang dari kelompok negara beresiko rendah penularan wajib menjalani karantina selama 7 hari bagi yang telah divaksin dua kali atau 14 hari bagi yang belum divaksin dan wajib bersedia dipantau selama 7 hari sekeluar dari karantina.

Sedangkan pelaku perjalanan dari negara beresiko sedang, wajib menjalani karantina selama 14 hari baik yang telah divaksin maupun yang belum divaksin dan harus bersedia dipantau selama 7 hari setelah menjalani karantina.

Adapun pelaku perjalanan dari negara beresiko tinggi baik yang telah divaksin maupun yang belum divaksin wajib menjalani karantina selama 21 hari dan harus bersedia dipantau selama 7 hari sekeluar dari karantina.

Dalam kesempatan tersebut, Lam menyampaikan bahwa pandemi gelombang keempat di Hong Kong telah selesai. Hal tersebut ditunjukkan dengan tidak ditemukannya kasus baru pada klaster lokal sejak beberapa waktu belakangan secara berturut-turut.

Berkaitan dengan vaksinasi, di Hong Kong baru mencapai 47.9% dari populasi yang masuk kriteria menjalani vaksinasi covid-19.

Padahal, menurut Lam, vaksinasi merupakan salah satu benteng pelindung warga Hong Kong dari pandemi corona disamping penegakan protokol kesehatan. []

 

Advertisement
Advertisement