August 20, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Antisipasi Surabaya Overload, Pemprov Jatim Siapkan Pusat Karantina di Sidoarjo

2 min read

SURABAYA – Jawa Timur, dengan bandara internasional Juanda menjadi bagian penting dari pintu keluar masuk internasional dengan trafik yang cukup tinggi setelah Jakarta dan Bali.

Kedatangan luar negeri di Jawa Timur, saat Bandara Internasional Juanda menerima kedatangan penerbangan Internasional, kepadatan penumpangnya tidak bisa dianggap kecil. Mereka, baik WNI yang menjadi pelaku perjalanan luar negeri maupun PMI yang pulang melalui Juanda terus menerus ada dalam beberapa kali penerbangan setiap harinya.

Ditengah situasi pandemi dan ditengah ancaman varian omicron, bandara internasional juanda yang dulu sempat ditutup namun kini telah dibuka lagi menerima kedatangan Internasional, tentu telah berbenah dan menyiapkan diri dengan menyediakan beberapa tempat karantina.

Selama ini, tempat karantina berada di Surabaya, yang antara lain di Wisma Haji dan beberapa hotel yang terverifikasi.

Mengantisipasi ledakan jumlah kedatangan internasional melalui Juanda, pootensi untuk overload di tempat karantina yang kini telah tersedia tentu sangat mungkin ada dan bisa terjadi.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah provinsi Jawa Timur melalui Satuan Tugas Covid-19 Jawa Timur terus mematangkan persiapan lokasi karantina terpusat diluar Surabaya, baik bagi pekerja migran maupun pelaku perjalanan luar negeri yang akan masuk melalui Bandar Udara Juanda Surabaya.

Salah satunya menyiapkan Sidoarjo sebagai alternatif karantina untuk mengantisipasi apabila kamar di Surabaya penuh.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas Covid-19 Jatim yang juga Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Nurcahyanto hari ini (11/01/2022).

“Persiapan kedatangan pekerja migran dan pelaku perjalanan luar negeri sudah dilakukan secara maksimal. Persiapan juga dilakukan secara detail dan menyeluruh, mulai dari kedatangan pesawat, proses karantina di bandara, akomodasi, hingga lokasi karantina terpusat.” jelasnya.

Hingga saat berita ini diturunkan, beberapa tempat di Sidoarjo yang belum diungkapkan namanya disebut telah di jajaki kemungkinannya untuk bisa dijadikan sebagai pusat karantina kedatangan luar neger.

Meskipun kedatangan internasional telah dibuka di Bandara Juanda, namun hingga saat ini ledakan penumpang internasional dari PPLN dan PMI belumlah mencapai kondisi overload.

Karena itu, ketersediaan ruang karantina di Surabaya masih dalam posisi aman. []

Advertisement
Advertisement